Whatsapp
Artikel 23 Jan 2026

Post-Holiday Blues Setelah Liburan? Ini Cara Mengatasinya

Liburan sudah selesai, koper sudah dibongkar, dan kamu pun kembali ke rutinitas harian. Namun, alih-alih merasa segar dan bersemangat, justru muncul rasa malas, sedih, atau bahkan hampa. Kalau kamu pernah mengalami hal ini, kemungkinan besar kamu sedang mengalami post-holiday blues.

Kondisi ini memang cukup umum dialami banyak orang, terutama setelah liburan panjang atau perjalanan yang sangat menyenangkan. Sayangnya, perasaan ini bisa bikin kamu jadi sulit fokus kerja, kehilangan motivasi, bahkan merasa lelah secara emosional.

Namun, tenang saja. Kondisi ini normal dan bisa diatasi dengan cara yang tepat, lho. Buatmu yang penasaran, simak informasi selengkapnya dalam artikel ini, ya!

BACA JUGA: Liburan ke Turki? Wajib Coba 5 Camilan Lezat Ini!

Apa Itu Post-Holiday Blues?

Post-holiday blues adalah kondisi emosional sementara yang muncul setelah seseorang kembali dari liburan dan harus menghadapi rutinitas sehari-hari. Kondisi ini sering kali ditandai dengan perasaan sedih, lesu, tidak bersemangat, atau kehilangan mood positif yang sebelumnya dirasakan saat liburan.

Meski begitu, sebenarnya kondisi ini bukanlah gangguan mental serius. Sebab, kondisi ini lebih mengarah pada reaksi alami tubuh dan pikiran terhadap perubahan suasana yang cukup drastis, seperti dari hari-hari santai dan menyenangkan, kembali ke tanggung jawab pekerjaan atau aktivitas rutin.

Siapa pun bisa mengalami post-holiday blues, baik kamu yang baru pulang dari liburan ke luar negeri, staycation singkat, maupun cuti panjang bersama keluarga.

Ciri-Ciri Post-Holiday Blues

Penderita post-holiday blues terkadang mengalami gejala yang berbeda-beda. Akan tetapi, beberapa ciri umum yang sering muncul, antara lain:

  • Merasa sedih saat liburan berakhir
  • Kehilangan motivasi dan fokus
  • Merasa stres dan cemas saat kembali menjalani aktivitas
  • Mengalami insomnia atau gangguan tidur
  • Suasana hati menjadi buruk
  • Sering melamun
  • Merasa kosong dan mudah lelah
  • Mudah marah dan frustasi
  • Rasa percaya diri yang menurun

Penyebab Post-Holiday Blues Setelah Liburan

Post-holiday blues tidak muncul begitu saja. Sebab, ada beberapa faktor yang kerap memicu kondisi ini, terutama setelah momen liburan yang terasa sangat menyenangkan. Beberapa penyebabnya adalah sebagai berikut.

1. Perubahan Ritme Hidup yang Mendadak

Saat liburan, jadwalmu cenderung jadi lebih fleksibel. Kamu bisa bangun lebih siang, menikmati waktu santai, dan melakukan hal-hal yang kamu suka.

Sementara saat liburan berakhir, tubuh dan pikiran perlu beradaptasi kembali dengan ritme yang lebih terstruktur dan padat. Hal inilah yang sering kali menjadi penyebab munculnya post-holiday blues.

2. Ekspektasi vs Realita

Liburan sering kali dipenuhi dengan banyak momen menyenangkan. Berbeda halnya dengan rutinitas kerja yang terasa monoton. Adanya kontras seperti inilah yang bisa membuat kamu merasa "jatuh" secara emosional setelah liburan selesai.

3. Liburan yang Terlalu Padat

Tanpa disadari, liburan dengan agenda yang terlalu padat juga bisa memicu post-holiday blues, lho. Sebab, tubuh sebenarnya belum benar-benar beristirahat, sehingga kelelahan baru terasa setelah kamu pulang dari liburan.

4. Kekhawatiran Pasca Perjalanan

Beberapa orang juga kerap merasa stres setelah liburan karena memikirkan pengeluaran, pekerjaan yang menumpuk, atau kondisi kesehatan setelah bepergian. Rasa khawatir seperti inilah yang bisa memperparah kondisi post-holiday blues.

BACA JUGA: Mau Lihat Kembang Api di Jepang? Ini 10 Rekomendasi Tempatnya!

Berapa Lama Post-Holiday Blues Biasanya Bertahan?

Umumnya, post-holiday blues berlangsung beberapa hari hingga satu minggu. Namun, pada sebagian orang, perasaan ini bisa bertahan hingga dua minggu, tergantung dari kondisi mental, fisik, dan beban rutinitas yang dihadapi.

Jika perasaan sedih dan kehilangan motivasi berlangsung lebih dari dua minggu, bahkan hingga disertai dengan gangguan tidur atau perubahan emosi yang ekstrem, sebaiknya kamu mulai lebih waspada. Selain itu, kamu juga bisa mempertimbangkan untuk mencari bantuan profesional.

Cara Mengatasi Post-Holiday Blues

Setelah mengetahui ciri dan penyebabnya, berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi post-holiday blues.

1. Merencanakan Masa Transisi

Setelah liburan, sebaiknya jangan langsung terjun ke pekerjaan atau aktivitas yang padat. Kamu bisa sisihkan 1-2 hari untuk menyesuaikan diri dan melakukan transisi yang lebih halus.

Pada waktu tersebut, kamu bisa merencanakan apa yang ingin dilakukan setelah liburan selesai. Misalnya, seperti membuat daftar tugas yang perlu dikerjakan sesuai prioritasnya. Cara ini akan membuatmu tidak merasa terbebani dengan pekerjaan yang menumpuk begitu saja.

2. Menjaga Rutinitas Sehat Selama Liburan

Terkadang, perubahan pola hidup yang terlalu ekstrem selama liburan dapat berpengaruh buruk terhadap tubuh dan mental. Maka dari itu, cobalah untuk tetap menjaga rutinitas sehat selama liburan, seperti tidur cukup, makan dengan baik, dan tetap berolahraga.

Cara sederhana seperti ini akan membantu kamu untuk tetap merasa segar dan siap menghadapi rutinitas setelah liburan. Dengan begitu, kondisi post-holiday blues pun bisa dihindari.

3. Mengelola Ekspektasi

Pada dasarnya, tidak ada momen liburan yang sempurna. Jadi, cobalah untuk fokus pada hal-hal positif yang sudah terjadi selama liburan, seperti waktu yang berkualitas dengan keluarga dan lainnya.

Jadi, nantinya kamu bisa memandang liburan sebagai pengalaman yang bermanfaat. Bukan sekadar sebuah momen yang penuh dengan tekanan.

4. Mempersiapkan Pekerjaan Sebelum Liburan Berakhir

Sebelum momen liburan berakhir, kamu juga bisa mencoba untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan kecil atau membuat to-do list untuk pekerjaan yang perlu dilakukan setelah liburan. Dengan persiapan yang matang ini, kamu akan merasa lebih siap menghadapi rutinitas setelah liburan.

5. Melakukan Aktivitas Menyenangkan Setelah Liburan

Cara mengatasi post-holiday blues yang selanjutnya adalah mencoba melakukan aktivitas seru yang bisa menyegarkan pikiran tubuh. Contohnya, seperti berolahraga ringan, berkumpul dengan teman-teman, atau mendengarkan musik favorit.

Aktivitas-aktivitas tersebut bisa membantu menjaga mood kamu sekaligus membuat kamu jadi lebih bersemangat dalam menjalani rutinitas.

6. Berbagi Cerita dengan Keluarga atau Sahabat

Jangan simpan perasaanmu sendiri. Cobalah untuk ceritakan pengalaman liburanmu atau apa saja yang kamu rasakan setelah liburan berakhir ke keluarga maupun sahabat dekat.

Dengan berbagi cerita ke orang lain, kamu bisa mengurangi beban emosional dan membuatmu jadi merasa lebih lega.

7. Mencoba Hal-Hal Baru

Cobalah untuk melakukan hal-hal baru yang bisa mengalihkan perhatianmu dari perasaan kosong setelah liburan. Beberapa hal yang bisa dilakukan antara lain mencoba resep baru, belajar hobi baru, ataupun mencoba kegiatan yang bisa meningkatkan kreativitasmu.

Hal-hal baru seperti ini akan memberikan rasa semangat dan juga membantu mengatasi perasaan post-holiday blues.

BACA JUGA: 5 Rekomendasi Wisata Pantai dan Nuansa Air di Hoi An, Vietnam

Rencanakan Liburan yang Lebih Tenang dengan Asuransi Perjalanan dari MSIG Indonesia

Itu dia penjelasan mengenai post-holiday blues, mulai dari definisi, ciri, penyebab, hingga cara mengatasinya agar kamu bisa terhindar dari kondisi ini.

Adapun untuk membantu kamu menikmati liburan dengan lebih tenang dan minim kekhawatiran, kamu bisa mempertimbangkan Asuransi Perjalanan dari MSIG Indonesia. Asuransi Perjalanan ini memberikan perlindungan untuk berbagai risiko yang bisa terjadi selama perjalanan, seperti kondisi darurat medis hingga kecelakaan saat bepergian.

Dengan adanya perlindungan dari asuransi ini, kamu pun bisa lebih fokus menikmati liburan tanpa terus memikirkan hal-hal yang belum tentu terjadi. Yuk, segera cek dan dapatkan Asuransi Perjalanan yang bisa memberikan perlindungan ekstra untukmu hanya di MSIG Indonesia!

Artikel Lainnya