Product 02 May 2023

Lebih Baik Mana, Mudik Siang atau Malam Hari ya? ENG

Banyak orang bilang mudik di malam hari lebih baik karena tidak panas dan juga tidak sedang berpuasa bagi yang muslim. Namun, banyak juga yang mengatakan bahwa perjalanan mudik lebih baik siang hari karena malam adalah waktunya tubuh beristirahat. Lalu, mana yang benar ya di antara keduanya?

Mudik Siang Hari

Cahaya alami yang cukup saat siang hari, yaitu berasal dari matahari, membuat jarak pandangmu selama perjalanan menjadi lebih luas. Kamu bisa lebih mewaspadai kondisi sekitarmu sehingga kemungkinan terjadinya kecelakaan menjadi lebih kecil. Misalnya, kecelakaan akibat silau oleh lampu dari pengendara yang berlawanan arah, atau kecelakaan akibat menerjang jalan rusak sehingga kehilangan kontrol kendaraan.

Selain itu, dari segi kesehatan dan kebugaran tubuh, perjalanan siang hari memang disarankan. Tubuh memiliki jam biologis, yaitu mekanisme alami yang mengatur sistem kerja tubuh termasuk organ selama 24 jam. Jam 9 pagi hingga jam 12 siang merupakan fase optimal di mana tubuh siap untuk beraktivitas. Jadi, jika kamu melakukan perjalanan pada jam ini, sangat tepat.

Namun, tentunya mudik di siang hari juga memberi tantangan. Panas dari sinar matahari akan membuat perjalananmu terasa lebih melelahkan dan berat. Apalagi jika matahari sedang bersinar dengan teriknya dan kamu sedang dalam kondisi berpuasa.

Selain itu, jumlah kendaraan yang meningkat dari hari biasanya juga akan membuat perjalananmu semakin berat. Alasannya, karena jalanan akan lebih macet sehingga kamu harus lebih bersabar menghadapi situasi ini.

 

Mudik Malam Hari

Tidak adanya panas dari sinar matahari membuat mudik di malam hari menjadi lebih nyaman. Apalagi mudik di waktu ini juga sudah melewati waktu berbuka sehingga kamu bebas mengonsumsi makanan atau minuman apapun selama perjalanan.

Selain itu, tidak banyak orang yang mampu untuk menempuh perjalanan malam karena alasan mengantuk membuat jumlah kendaraan cenderung lebih sedikit. Jadi, kemungkinan kamu mengalami macet yang cukup parah dapat berkurang.

Namun, kondisi tersebut juga bisa berdampak negatif. Seperti yang telah disebutkan, tubuh memiliki jam biologis yang telah diatur. Jika kamu tidak terbiasa bangun pada malam hari, maka melakukan perjalanan di malam hari akan berisiko mengantuk di jalan. Biasanya, rasa kantuk mulai muncul sekitar lewat jam 9 di mana tubuh mulai mengatur untuk beristirahat.

Selain itu, tidak adanya bantuan cahaya matahari sebagai penerang jalan membuatmu harus mengandalkan lampu untuk membantu melihat sekitar. Hal ini juga cukup berisiko, selain karena jarak pandang yang terbatas, lampu kendaraan dari arah yang berlawanan terkadang membuat silau. Akibatnya, kamu mungkin akan kehilangan kemampuan melihat dengan jelas selama beberapa saat yang pastinya akan sangat berbahaya.

 

Jadi Mana yang Lebih Baik? Mudik Siang atau Malam?

Tentunya harus dikembalikan pada kebiasaanmu. Jika kamu jarang begadang dan melakukan perjalanan malam, maka mudik di siang hari akan lebih baik. Namun, jika kamu sudah terbiasa melakukan perjalanan malam, maka mudik di malam hari bisa menjadi pilihan.

Supaya perjalanan mudikmu terasa lebih aman dan bebas khawatir, jangan lupa untuk melindunginya dengan asuransi mudik[ACB1] dari MSIG Indonesia. Asuransi ini tidak hanya melindungimu dalam perjalanan saja, tetapi juga memberikan perlindungan pada rumah atas risiko kebakaran yang mungkin terjadi saat kamu melakukan mudik. Jadi, kamu benar-benar bisa merasa tenang selama perjalanan.


[ACB1]Mudik Aman

Other Article