ASEAN Football Federation atau AFF adalah organisasi sepak bola di kawasan Asia Tenggara. Organisasi yang sudah lama berdiri ini tentu memiliki sejarah panjang yang menarik untuk diketahui. Oleh karena itulah, banyak orang tertarik ingin tahu sejarah AFF.
Kalau kamu mengikuti sepak bola Asia Tenggara, memahami sejarah AFF dapat membantumu melihat bagaimana rivalitas dan perkembangan tim-tim di kawasan ini terbentuk.
BACA JUGA: Jadwal Lengkap Pertandingan Piala AFF U-23 2025, Yuk, Nonton!
Bicara soal sejarah AFF, Piala AFF pertama digelar pada tahun 1996 silam. Kala itu, nama turnamennya masih Tiger Cup atau Piala Tiger yang merujuk pada sponsor utama turnamen, yakni bir Tiger.
Kemudian turnamen dua tahunan ini mengusung nama Piala Tiger selama lima edisi. Setelah 1996, masih ada 1998, 2000, 2002, dan 2004. Setelah itu, terjadi perubahan format di fase gugur yang dilangsungkan dua leg secara kandang dan tandang yang masih digunakan hingga sekarang.
Pada tahun 2008, AFF berhasil menggaet Suzuki sebagai sponsor utama yang baru. Hal ini berimbas pada nama turnamen, yakni AFF Suzuki Cup yang dipakai dari edisi 2008 hingga 2020.
Piala ASEAN sebenarnya lebih dikenal dengan nama Piala AFF karena sejak awal penamaannya menggunakan AFF. Namun, sejak tahun 2024, nama Piala AFF resmi diganti menjadi Piala ASEAN atau ASEAN Championship.
Penamaan lengkap dari ajang pertandingan ini juga bisa berubah pada setiap periode. Penyebabnya adalah penamaannya akan mengikuti merek yang menjadi sponsor utama pertandingan ini.
Ajang pertandingan ini terbagi ke dalam dua kategori, yaitu Piala ASEAN level senior dan berdasarkan kategori umur. Piala ASEAN level senior telah diadakan pada tanggal 8 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025 dan Vietnam berhasil menjadi juaranya.
Sementara yang akan diadakan pada tahun ini di Indonesia adalah Piala ASEAN U-23, yaitu ajang pertandingan sepak bola antarnegara di ASEAN dan hanya boleh diikuti oleh para pemain dengan usia di bawah 23 tahun (under 23).
Piala ASEAN U-23 tahun 2025 ini akan diadakan pada tanggal 15-31 Juli 2025. Lokasi yang dipilih sebagai venue pertandingan adalah Stadion Gelora Bung Karno di Jakarta dan Stadion Patriot Chandrabhaga di Bekasi.
Dalam ajang pertandingan ini akan ada 12 negara yang akan berpartisipasi, yaitu:
Kamu mungkin heran, kenapa bisa ada negara Australia di dalam daftar tersebut? Bukankah Piala ASEAN hanya terbatas untuk negara yang terdaftar di ASEAN saja?
Jadi, ASEAN Football Federation (AFF) adalah organisasi yang menaungi sepak bola negara yang berada di Asia Tenggara atau ASEAN. Di atas AFF, terdapat Asian Football Confederation (AFC), yaitu konfederasi sepak bola negara yang berada di seluruh Asia.
Pada tahun 2006, Australia mengajukan pada Fédération Internationale de Football Association (FIFA) untuk pindah dari Oceania Football Confederation (OFC) ke AFC demi bisa bertanding ke Piala Dunia. Keinginan tersebut dikabulkan dengan pertimbangan wilayah geografisnya yang dekat dengan Asia.
Kemudian pada tahun 2013, Australia pindah kembali dan menjadi anggota penuh AFF. Keputusan ini berdasarkan hasil pemungutan suara pada Kongres Luar Biasa AFF tahun 2013 yang diadakan di Dili, Timor Leste. Setelah itu, secara resmi, Australia berada dalam satu federasi sepak bola yang sama dengan Indonesia dan juga negara ASEAN lainnya.
Hanya saja sejak bergabung dalam federasi sepak bola ASEAN tahun 2013 lalu, Australia hanya ikut serta dalam pertandingan Piala ASEAN dengan kategori Piala Asia, sementara untuk Piala ASEAN level senior belum pernah berpartisipasi. Namun, tidak ada penjelasan detail mengenai penyebab atau alasannya dan hanya disebutkan bahwa hal tersebut merupakan salah satu bagian dari kesepakatan awal.
BACA JUGA: 2 Stadion Vietnam yang Menjadi Venue MSIG Serenity Cup™
Pada tahun 2019 lalu, Indonesia pernah menjadi juara Piala ASEAN U-23 yang saat itu masih bernama Piala AFF U-23. Sayangnya, pada dua tahun berikutnya kemenangan tersebut menjadi milik Vietnam. Sebagai tuan rumah dari ajang pertandingan ini, tentunya masyarakat Indonesia sangat berharap tahun ini Indonesia bisa kembali meraih kemenangannya.
Untuk meningkatkan semangat para pemain Indonesia meraih kemenangan, kamu bisa coba menyemangati mereka melalui komentar positif di akun media sosial. Selain itu, jangan lupa untuk menyaksikan pertandingan mereka secara langsung saat digelar nanti, ya. Lebih baik lagi jika kamu bisa menyaksikan pertandingannya secara langsung ke stadion.
Jika kamu berasal dari luar kota, kamu bisa mulai merencanakan perjalananmu ke Jakarta pada tanggal penyelenggaraan Piala ASEAN U-23 nanti. Jangan lupa pastikan juga kamu melindungi perjalananmu dengan Asuransi Perjalanan Domestik dari MSIG Indonesia supaya kamu bebas dari kerugian finansial saat terjadi risiko dalam perjalananmu.
Nah, kalau kamu tidak cuma suka menonton sepak bola, tetapi suka bermain sepak bola, kamu bisa mempertimbangkan untuk membeli polis Asuransi Olahraga dari MSIG Indonesia. Jadi, kamu bisa melakukan olahraga kesukaanmu tersebut dengan lebih tenang.