Eropa punya banyak pilihan kuliner yang menarik untuk masuk daftar cicip saat traveling. Apalagi setiap negara memiliki makanan khas Eropa dengan bahan, teknik pengolahan, dan karakter rasa yang berbeda, mulai dari hidangan utama, pastry, makanan penutup.
Jika kamu sedang menyusun itinerary perjalanan ke Eropa, daftar kuliner di bawah ini bisa menjadi referensi. Dengan mencicipi makanan lokal, kamu juga bisa mengenal sisi budaya dari negara yang dikunjungi melalui sajian yang sudah menjadi bagian dari tradisi masyarakatnya.
BACA JUGA: 11 Makanan Khas Spanyol yang Wajib Kamu Coba, Bikin Ngiler!
Makanan khas Eropa yang bisa kamu coba cukup beragam karena setiap hidangannya memiliki ciri khas tersendiri berdasarkan bahan lokal dan tradisi kuliner negara asalnya. Berikut adalah beberapa hidangan yang bisa kamu cicipi.
Pizza Margherita merupakan salah satu makanan khas Eropa yang identik dengan Italia, khususnya Napoli. Hidangan ini menggunakan adonan pizza, saus tomat, mozzarella, dan daun basil sebagai komponen utamanya.
Perpaduan tomat, keju, dan basil menghasilkan cita rasa yang sederhana tetapi tetap terasa ciri khasnya. Saat berada di Italia, kamu bisa mencoba berbagai variasi pizza karena setiap daerah memiliki gaya penyajian dan karakter adonan yang berbeda.
Paella adalah hidangan berbahan dasar nasi yang berasal dari Valencia, Spanyol. Hidangan ini umumnya dimasak menggunakan saffron (rempah yang berasal dari putik bunga Crocus sativus) dan dapat dipadukan dengan seafood, ayam, atau bahan lainnya.
Salah satu ciri khas paella adalah proses memasaknya yang menggunakan wajan lebar, sehingga nasi dan bahan pelengkap dapat matang secara merata. Jika kamu menyukai makanan berbahan nasi dengan cita rasa gurih dan kaya rempah, paella bisa menjadi pilihan saat berkunjung ke Spanyol.
Escargot merupakan hidangan khas Prancis yang menggunakan siput darat sebagai bahan utama. Biasanya, siput dimasak dengan mentega, bawang putih, dan peterseli, sehingga menghasilkan cita rasa gurih dengan aroma herba yang khas.
Escargot sering disajikan sebagai hidangan pembuka. Jika kamu ingin mencoba makanan khas Eropa yang cukup berbeda dari makanan sehari-hari di Indonesia, hidangan ini dapat masuk daftar kuliner yang ingin kamu cicipi.
Bratwurst merupakan sosis khas Jerman yang umumnya dipanggang dan dibuat dari daging yang dibumbui dengan berbagai rempah. Jenis daging yang digunakan dapat berbeda, termasuk daging babi, sapi, atau anak sapi.
Umumnya, bratwurst disajikan bersama roti dan mustard. Hidangan ini juga praktis untuk dinikmati sebagai makanan kasual ketika kamu sedang menjelajahi berbagai kawasan di Jerman.
Wiener Schnitzel adalah hidangan Austria berupa irisan daging sapi muda yang dilapisi tepung roti kemudian digoreng hingga berwarna keemasan. Bagian luarnya memiliki tekstur renyah, sedangkan bagian dalamnya tetap lembut.
Umumnya, hidangan ini disajikan dengan irisan lemon serta kentang atau salad. Wiener Schnitzel dapat menjadi pilihan bagi kamu yang ingin mencicipi hidangan tradisional saat mengunjungi Austria, khususnya Wina.
Moussaka merupakan hidangan panggang berlapis yang menggunakan terong, daging cincang, saus tomat, dan béchamel. Sekilas, tampilannya dapat mengingatkan kamu pada lasagna, tetapi moussaka tidak menggunakan pasta sebagai lapisannya.
Perpaduan terong, daging, tomat, dan saus béchamel memberikan tekstur serta cita rasa yang berlapis. Hidangan ini cocok untuk kamu yang ingin mencoba makanan khas Eropa dengan pengaruh kuliner Mediterania.
Goulash merupakan hidangan khas Hungaria berupa sup atau semur daging yang menggunakan paprika sebagai salah satu bumbu penting. Teksturnya cukup kaya dan kerap disajikan sebagai hidangan yang mengenyangkan.
Goulash dapat dinikmati bersama roti atau kentang. Hidangan ini juga menunjukkan karakter kuliner Eropa Tengah dan Timur yang banyak memanfaatkan daging, sayuran, serta rempah dalam masakan sehari-hari.
Fish and chips merupakan salah satu makanan yang sangat dikenal dari Inggris. Hidangan ini terdiri dari ikan yang digoreng dengan lapisan tepung dan kentang goreng sebagai pendamping.
Jenis ikan yang digunakan dapat berbeda, dengan cod dan haddock termasuk pilihan yang umum. Fish and chips biasanya dapat dinikmati dengan tambahan, seperti kacang polong tumbuk, saus, garam, atau malt vinegar.
Belgian waffle menjadi pilihan menarik bagi kamu yang lebih menyukai makanan manis. Waffle Belgia memiliki tekstur yang cenderung renyah di bagian luar dan lembut di bagian dalam.
Waffle dapat disajikan dengan berbagai pelengkap, seperti gula bubuk, buah, whipped cream, cokelat, atau sirup. Menikmatinya dalam kondisi hangat dapat menjadi pilihan camilan ketika kamu berjalan-jalan di Belgia.
Pastel de nata merupakan pastry khas Portugal berbentuk tart dengan isian custard. Bagian kulitnya memiliki tekstur berlapis, sedangkan bagian tengahnya lembut dengan rasa manis yang khas.
Pastry ini cocok untuk kamu yang ingin menikmati makanan ringan atau hidangan penutup selama perjalanan. Pastel de nata juga dapat menjadi teman minum kopi ketika kamu beristirahat setelah mengeksplorasi berbagai destinasi di Portugal.
Beef bourguignon merupakan hidangan Prancis berupa daging sapi yang dimasak secara perlahan bersama anggur Burgundy, sayuran, dan bacon. Proses memasak yang lama menghasilkan tekstur daging yang lembut dengan cita rasa yang kaya.
Hidangan ini biasanya disajikan sebagai makanan utama dan cocok untuk kamu yang ingin mencicipi kuliner Prancis dengan karakter rasa yang kuat. Sajian tersebut juga sering dinikmati bersama baguette sebagai pelengkap.
BACA JUGA: 10 Rekomendasi Makanan Khas Australia untuk Pencinta Kuliner
Mencicipi makanan khas Eropa bisa menjadi cara seru untuk mengenal setiap destinasi dari sisi yang berbeda. Dari pizza Italia yang sederhana, paella Spanyol yang kaya rasa, hingga pastel de nata Portugal yang manis, setiap hidangan membawa cerita dan tradisi dari tempat asalnya.
Jadi, saat itinerary perjalananmu ke Eropa sudah mulai tersusun, jangan hanya mencatat tempat wisata yang ingin dikunjungi. Sisihkan juga ruang untuk berburu makanan lokal dan menikmati pengalaman kuliner yang membuat perjalanan terasa semakin berkesan.
Agar perjalananmu dapat dipersiapkan dengan lebih nyaman, Asuransi Perjalanan dari MSIG Indonesia bisa menjadi bagian dari persiapan sebelum berangkat. Dengan manfaat yang tersedia sesuai ketentuan polis, kamu dapat menikmati perjalanan sekaligus kuliner khas Eropa dengan persiapan yang lebih matang.
Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, cek dan pilih Asuransi Perjalanan sesuai kebutuhanmu hanya di MSIG Indonesia!