Jepara dikenal sebagai kota kelahiran R.A. Kartini. Namun, lebih dari itu, Jepara juga menyimpan beragam destinasi wisata yang menarik untuk dijelajahi, mulai dari wisata alam, bahari, hingga situs bersejarah yang masih terjaga hingga kini. Perpaduan ini menjadikan Jepara sebagai pilihan tepat untuk liburan dan mengenal jejak perjuangan Kartini.
Di pembahasan kali ini, ada lima wisata di Jepara yang bisa kamu kunjungi. Yuk, simak rekomendasi selengkapnya di bawah ini!
BACA JUGA: Viral di TikTok! 7 Tempat Wisata Indonesia yang Wajib Kamu Cek
Berikut ini wisata di Jepara yang bisa kamu kunjungi saat liburan.
Danau Blingoh, atau yang sering disebut Danau Tiban, adalah destinasi wisata alam yang terletak di Desa Blingoh, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Danau ini dikenal karena airnya yang berwarna hijau toska jernih dan dikelilingi oleh dinding tebing batu putih.
Danau ini sebenarnya berasal dari bekas penambangan batu putih ilegal yang telah dihentikan. Cekungan bekas tambang tersebut kemudian terisi air hujan secara alami sampai membentuk danau. Warga sekitar menyebutnya "Danau Tiban" karena kemunculannya yang dianggap tiba-tiba setelah musim hujan tinggi.
Selain warna airnya yang kontras, kawasan ini juga dikelilingi pepohonan rimbun yang membuat udaranya sejuk. Hal ini menjadikan Danau Blingoh sebagai spot favorit untuk berswafoto atau sekadar menikmati suasana alam. Untuk mencapainya, kamu perlu melewati jalanan pedesaan di wilayah utara Jepara karena lokasinya cukup tersembunyi.
Museum R.A. Kartini Rembang adalah museum yang menempati bekas rumah dinas suami R.A. Kartini, K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat, yang menjabat sebagai Bupati Rembang kala itu. Berbeda dengan museum di Jepara lainnya, museum di Rembang ini menampilkan sisi keseharian Kartini lewat perabotan dan ruangan asli yang digunakannya.
Museum ini berlokasi di Jl. Gatot Subroto No.8, Kutoharjo, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Di dalam museum, kamu bisa menemukan berbagai benda peninggalan asli yang memberikan gambaran tentang kehidupan Kartini. Kamu bisa melihat langsung kamar tidur Kartini, tempat tidur bayi putranya, atau kamar mandi dan ruang makan keluarga.
Ada juga ruang mengajar yang dahulu digunakan Kartini untuk mengajar gadis-gadis di Rembang. Koleksi lainnya mencakup meja belajar (replika), kursi kayu berukir, botol jamu, peralatan membatik, dan lukisan karya Kartini sendiri.
Taman Nasional Karimunjawa adalah gugusan 27 pulau di Laut Jawa yang menjadi destinasi wisata bahari unggulan di Jawa Tengah. Kawasan ini ditetapkan sebagai Taman Nasional pada tahun 2001 dan berfungsi melindungi berbagai ekosistem penting, seperti terumbu karang, hutan bakau, padang lamun, dan hutan hujan tropis dataran rendah.
Saat kamu berkunjung ke Karimunjawa, aktivitas yang bisa dilakukan adalah menikmati spot favorit di Pulau Menjangan Kecil, Pulau Cilik, dan Pulau Cemara Kecil.
Selain itu, kamu juga bisa berinteraksi dengan satwa di Penangkaran Hiu, di mana kamu dapat melihat hiu di habitat terkontrol, atau mengunjungi area konservasi penyu sisik dan penyu hijau. Untuk pengalaman yang santai, kamu bisa menikmati matahari terbenam di Pantai Ujung Gelam.
Menariknya, kawasan ini juga menjadi habitat berbagai flora langka, seperti pohon Dewadaru, Kalimasada, dan Stigi, yang menambah keunikan Taman Nasional Karimunjawa sebagai destinasi wisata alam yang lengkap.
Pantai Kartini merupakan destinasi wisata di Jepara yang menggabungkan rekreasi keluarga, edukasi bahari, dan nilai sejarah sosok R.A. Kartini. Terletak hanya sekitar 2,5 km dari pusat kota, pantai ini juga berfungsi sebagai dermaga untuk menyeberang ke Pulau Panjang dan menjadi titik transit menuju Kepulauan Karimunjawa.
Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pada sore hari, saat kamu bisa menikmati pemandangan matahari terbenam (sunset) yang indah dari paviliun atau pinggir pantai. Meskipun area bibir pantai yang bisa digunakan untuk berenang cukup terbatas, kamu tetap bisa menikmati udara laut dan berbagai spot foto yang Instagramable. Pantai Kartini juga dilengkapi dengan fasilitas umum yang memadai, seperti area parkir yang luas, musala, toilet, atau penginapan di sekitar area pantai.
Benteng Portugis terletak di Desa Banyumanis, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Benteng ini merupakan cagar budaya bersejarah yang menawarkan perpaduan wisata sejarah dan pemandangan alam Laut Jawa.
Benteng ini dibangun sekitar tahun 1613-1645 di masa pemerintahan Sultan Agung dari Kerajaan Mataram. Pembangunannya merupakan hasil kerja sama antara Mataram dan bangsa Portugis untuk menghalau ancaman dari kongsi dagang Belanda (VOC).
Lokasinya berada di atas bukit batu di tepi pantai yang menjorok ke laut, sekitar 45 km di sebelah timur laut pusat kota Jepara. Posisi strategis ini memberikan kamu pemandangan luas ke arah laut lepas, menjadikannya salah satu spot terbaik untuk menikmati panorama alam di kawasan ini.
Dari area benteng, kamu bisa melihat Pulau Mandalika yang berjarak sekitar 2 km dan bisa dikunjungi menggunakan perahu nelayan. Selain itu, ada spot foto ikonik di area pantai berbatu, serta aktivitas rekreasi seperti memancing atau berkemah.
BACA JUGA: Liburan ke Labuan Bajo Bersama Anak, Bisa Saja, Kok!
Itulah 5 wisata di Jepara yang bisa kamu kunjungi. Setiap destinasi di atas memberikan suasana yang berbeda dan bisa disesuaikan dengan gaya liburanmu.
Selain itu, pastikan kamu juga melengkapinya dengan perlindungan yang tepat. Asuransi Perjalanan MSIG Indonesia siap membantu menjaga perjalananmu tetap aman.
Dengan perlindungan dari risiko kecelakaan, biaya medis, hingga berbagai kondisi tak terduga selama perjalanan, kamu bisa jalan-jalan dengan tenang.
Yuk, rencanakan liburanmu ke Jepara bersama Asuransi Perjalanan dari MSIG Indonesia!