Asia Tenggara adalah kawasan dengan ragam destinasi wisata yang lengkap, mulai dari keindahan alam, landmark, hingga situs bersejarah. Tak heran jika wisata ASEAN selalu menjadi pilihan favorit karena lokasinya relatif dekat, biaya lebih terjangkau, dan pengalaman yang ditawarkan sangat beragam.
Kalau kamu sedang menyusun bucket list liburan berikutnya, berikut ini destinasi wisata ASEAN yang wajib kamu pertimbangkan. Simak sampai akhir!
BACA JUGA: 9 Tempat Belanja Murah di Kuala Lumpur, Masih Budget Trip!
Berikut ini destinasi wisata ASEAN yang bisa kamu kunjungi.
Pulau Komodo adalah destinasi wisata di Indonesia yang berada di dalam kawasan Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur. Pulau ini dikenal sebagai habitat asli komodo (Varanus komodoensis), kadal terbesar di dunia, sekaligus telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.
Pulau ini terletak di Kabupaten Manggarai Barat, di ujung barat Pulau Flores. Selain itu, pulau ini juga merupakan rumah bagi sekitar 1.300 hingga 1.600 ekor komodo.
Untuk mencapai Pulau Komodo, kamu biasanya perlu berangkat dari Labuan Bajo menggunakan speedboat dengan waktu tempuh sekitar 45 menit hingga 1 jam. Setibanya di sana, kamu bisa mengikuti trekking yang wajib didampingi oleh ranger profesional untuk melihat komodo dari jarak aman dan memahami perilaku hewan purba ini.
Marina Bay Sands adalah resor mewah yang paling terkenal di Singapura. Terletak di 10 Bayfront Avenue, kompleks ini memiliki hotel setinggi 55 lantai, pusat perbelanjaan, kasino, teater, pusat konvensi, dan museum. Dikembangkan oleh Las Vegas Sands, proyek ini bahkan sempat menjadi salah satu investasi properti kasino termahal di dunia, memperkuat posisinya sebagai wisata ASEAN yang wajib kamu kunjungi.
Sebagai opsi, kamu bisa mengunjungi ArtScience Museum yang berbentuk seperti bunga teratai, berbelanja di The Shoppes, atau menikmati pertunjukan cahaya dan air "Spectra" yang digelar di area waterfront.
Petronas Twin Towers adalah landmark di Kuala Lumpur, Malaysia, dengan tinggi mencapai 451,9 meter dan terdiri dari 88 lantai. Menara kembar ini pernah menyandang gelar sebagai gedung tertinggi di dunia pada tahun 1998 hingga 2004, dan hingga kini masih menjadi menara kembar tertinggi di dunia.
Bangunan ini dirancang oleh arsitek Cesar Pelli dengan gaya postmodern yang dipadukan dengan elemen seni Islam. Selain itu, bangunan ini juga menampilkan bentuk geometris khas yang terinspirasi dari motif tradisional.
Untuk kunjungan, Petronas Twin Towers umumnya buka dari hari Selasa hingga Minggu pukul 09.00 hingga 21.00, dan tutup setiap hari Senin. Perlu diperhatikan juga bahwa jam operasional bisa mengalami penyesuaian, terutama pada hari Jumat, sehingga sebaiknya kamu mengecek jadwal terbaru sebelum berkunjung.
Ayutthaya adalah kota bersejarah yang terletak sekitar 80 km di utara Bangkok. Dulunya merupakan ibu kota Kerajaan Siam pada tahun 1350 hingga 1767. Kini, kawasan ini ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Ayutthaya dikenal dengan reruntuhan kuil bata merah, patung Buddha berukuran besar, dan ikon terkenal berupa kepala Buddha yang terjerat akar pohon di Wat Mahathat.
Saat kamu menjelajahi Ayutthaya, kamu akan menemukan Taman Bersejarah Ayutthaya sebagai pusat yang dipenuhi sisa-sisa istana dan kuil kuno. Beberapa kuil yang wajib kamu kunjungi antara lain Wat Mahathat, Wat Phra Si Sanphet, dan Wat Chaiwatthanaram. Kamu juga bisa mampir ke Wiharn Phra Mongkol Bopit untuk melihat salah satu patung Buddha perunggu terbesar di Thailand.
Akses menuju Ayutthaya pun cukup mudah. Kamu bisa menggunakan kereta api dengan waktu tempuh sekitar 1,5 sampai 2 jam, naik bus, atau memilih tur satu hari dari Bangkok.
Hanoi Old Quarter adalah kawasan bersejarah di Hanoi, Vietnam, yang terletak di sebelah utara Danau Hoan Kiem. Area ini dikenal dengan jalan-jalan sempit, arsitektur kolonial Prancis, dan deretan 36 jalan tua tradisional yang dulu dinamai berdasarkan jenis kerajinan atau barang yang dijual di masing-masing kawasan. Dengan sejarah yang telah berlangsung selama ribuan tahun, Old Quarter menjadi salah satu pusat budaya paling ikonik di kota ini.
Saat kamu berjalan menyusuri kawasan ini, kamu akan menemukan bangunan bergaya kolonial, rumah tabung khas Vietnam, dan suasana jalanan yang padat. Hanoi Old Quarter juga menjadi pusat kuliner, di mana kamu bisa mencicipi berbagai street food legendaris seperti pho dan egg coffee.
BACA JUGA: Itinerary Singapura 3 Hari 2 Malam, Anti Bingung Jalan-Jalan!
Destinasi wisata ASEAN menawarkan pengalaman yang beragam, seperti petualangan alam atau warisan bersejarah. Jika kamu ingin liburan yang berkesan dan relatif dekat, lima destinasi wisata ASEAN di atas bisa jadi titik awal untuk dikunjungi.
Agar perjalanan kamu semakin nyaman, pastikan juga kamu sudah menyiapkan perlindungan yang tepat. Dengan Asuransi Perjalanan dari MSIG Indonesia, kamu bisa menjelajahi berbagai destinasi dengan tenang, baik untuk liburan maupun perjalanan bisnis.
Perlindungan yang ditawarkan mencakup risiko kecelakaan, biaya medis, dan berbagai kebutuhan tak terduga selama perjalanan. Jadi, kamu bisa fokus menikmati perjalanan dengan tenang berkat perlindungan ini. Yuk, siapkan perjalananmu dengan tenang dan aman bersama Asuransi Perjalanan dari MSIG Indonesia.