Bulan Ramadan sering jadi momen favorit untuk banyak orang yang ingin mulai hidup lebih sehat. Pola makan berubah, jam makan lebih teratur, dan aktivitas harian pun ikut menyesuaikan. Jadi, tidak heran kalau banyak yang memanfaatkan momen ini untuk menerapkan tips diet saat puasa.
Namun, tentu diet saat puasa tidak bisa dilakukan sembarangan. Kalau salah strategi, bukannya sehat, kamu justru bisa lemas, dehidrasi, atau bahkan berat badan naik.
Oleh karena itu, penting untuk memahami tips diet saat puasa Ramadan yang aman, realistis, dan bisa dijalankan secara konsisten.
BACA JUGA: Rekomendasi Lima Lapangan Tenis Terbaik di Jabodetabek
Diet saat puasa aman dilakukan selama kamu menggunakan cara atau metode yang benar. Oleh karena itu, sebaiknya diet saat puasa Ramadan fokus pada hal-hal berikut.
Sebenarnya, puasa Ramadan memberikan "kerangka alami" untuk diet karena jam makan lebih terkontrol, frekuensi ngemil berkurang, dan tubuh belajar untuk mengatur energi. Kalau kamu memanfaatkan momen ini dengan tepat, diet saat puasa bisa membantu mengontrol berat badan sekaligus memperbaiki kebiasaan makan.
Berikut adalah beberapa tips diet praktis dan sehat saat puasa Ramadan yang mudah diterapkan.
Diet saat puasa bukan berarti kamu harus mengurangi makan secara ekstrem hingga melewatkan waktu sahur dan hanya makan saat berbuka puasa saja. Hal ini karena makan saat sahur justru dianjurkan dalam perencanaan diet yang sehat.
Ketika sahur, disarankan untuk membatasi asupan garam dan makanan yang asin karena dapat meningkatkan rasa haus saat puasa. Sebaiknya, konsumsi makanan padat nutrisi untuk menambah energi, seperti oatmeal, nasi merah, buah, sayur, dan produk susu rendah lemak.
Dengan mengonsumsi makanan yang tepat saat sahur, maka kamu bisa lebih kuat dan berenergi saat menjalani puasa selama kurang lebih 12 jam lamanya.
Saat berbuka puasa, mengonsumsi gorengan, seperti risol, bakwan, atau tahu isi, memang jadi kenikmatan tersendiri. Namun, makanan berminyak ini mengandung kalori yang cukup tinggi dan lemak trans yang malah bisa menambah berat badan.
Bahkan menurut beberapa penelitian, disebutkan bahwa orang yang sering mengonsumsi gorengan juga lebih berisiko terkena diabetes tipe 2, obesitas, dan penyakit jantung.
Agar tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan berminyak, kamu bisa fokus pada makanan yang tinggi protein dan serat, baik itu saat berbuka puasa maupun sahur. Tips diet saat puasa ini penting untuk diterapkan karena protein dan serat dapat menekan hormon rasa lapar dan membuat perut kenyang lebih lama.
Dengan begitu, keinginan untuk makan lebih banyak pun akan menurun. Jadi, kamu bisa mendapatkan hasil diet yang lebih maksimal. Adapun beberapa jenis makanan yang tinggi protein dan serat antara lain dada ayam, ikan kembung, daging sapi tanpa lemak, kacang-kacangan, serta sayuran berdaun hijau.
Karbohidrat kompleks menjadi asupan karbohidrat yang paling cocok untuk diet saat puasa. Beberapa jenis makanan karbohidrat kompleks yang bisa jadi pilihanmu antara lain nasi merah, roti gandum utuh, kentang, ubi jalar, dan jagung.
Jenis makanan seperti ini akan membuat tubuhmu jadi lebih berenergi. Jadi, nantinya kamu bisa menjalankan ibadah puasa dengan kuat dan tidak lesu.
Ketika waktu berbuka puasa tiba, sering kali kamu akan tergiur untuk langsung makan banyak sekaligus. Padahal kebiasaan ini tidak baik karena dapat menimbulkan rasa begah di perut.
Oleh karena itu, sebaiknya makan secukupnya dan secara perlahan. Adapun dalam agama Islam, saat buka puasa dianjurkan untuk makan tiga buah kurma, buah-buahan, dan minum air, lalu berhenti sejenak untuk menjalankan ibadah sholat.
Anjuran ini juga dapat dijelaskan secara ilmiah karena gula alami dari buah akan membuat tubuh menyadari bahwa kamu telah makan, sehingga tidak merasa kelaparan dan kecil kemungkinan untuk makan secara berlebihan. Nantinya, makan berat dapat dilakukan sebelum sholat Isya dengan tetap memerhatikan asupan gizinya.
Tips diet saat puasa selanjutnya adalah membatasi makanan dan minuman manis. Bagi sebagian orang, berbuka puasa dengan sirup atau es buah memang terasa menyegarkan.
Akan tetapi, ini justru bisa menggagalkan rencana diet kamu. Sebaliknya, kamu perlu mengurangi konsumsi makanan dan minuman manis selama diet saat puasa.
Adapun sebagai gantinya, kamu bisa mengonsumsi buah-buahan tinggi air yang juga tak kalah menyegarkan. Misalnya, seperti semangka, melon, atau blewah.
Selalu mencukupi kebutuhan cairan tubuh adalah tips diet saat puasa lainnya yang perlu kamu perhatikan. Idealnya, kamu perlu minum sekitar 10 gelas air saat buka dan sahur.
Selain air putih, kebutuhan cairan ini juga bisa dipenuhi melalui makanan yang tinggi air, seperti sup, semangka, atau tomat. Sebaiknya hindari juga minuman berkafein dan bersoda selama menjalankan diet saat puasa.
Puasa tentu bukan menjadi alasan untuk bermalas-malasan dan tidak berolahraga. Agar diet saat puasa yang kamu lakukan bisa sukses, maka penting untuk menjaga pola makan yang diimbangi dengan aktivitas fisik rutin.
Misalnya, seperti olahraga ringan dengan jalan kaki atau lari di pagi hari. Jika dirasa tidak sanggup, olahraga di malam hari juga bisa jadi pilihan.
Terakhir, jika kamu ingin menurunkan berat badan saat puasa, maka perlu memiliki waktu tidur yang cukup sesuai dengan anjuran. Sebab, kurang tidur saat puasa dapat mengacaukan sistem metabolisme kamu.
Alhasil, tubuh pun tidak bisa membakar timbunan lemak dengan efektif. Selain itu, kurang tidur juga bisa meningkatkan kadar hormon ghrelin yang menyebabkan nafsu makan bertambah, sehingga kamu akan kalap dan makan terlalu banyak saat berbuka.
BACA JUGA: Dua Perbedaan Aturan Badminton Sektor Tunggal dan Ganda
Menjalani diet saat puasa Ramadan sambil tetap aktif berolahraga adalah pilihan positif untuk kesehatan jangka panjang. Nah, agar kamu bisa menjalani diet dan berolahraga dengan lebih nyaman, ada baiknya untuk mempertimbangkan Asuransi Olahraga dari MSIG Indonesia.
Asuransi ini memberikan perlindungan terhadap risiko cedera dan kejadian tak terduga selama aktivitas olahraga. Jadi, kamu bisa tetap fokus menjaga kebugaran, bahkan di bulan puasa.
Dengan proteksi Asuransi Olahraga, kamu bisa menikmati rencana diet saat puasa dengan berbagai aktivitas fisik lainnya secara optimal. Yuk, cek dan pilih Asuransi Olahraga dari MSIG Indonesia sesuai kebutuhanmu sekarang juga!