Artikel 06 Apr 2023

Mengenal Cherry Blossom, Bunga Cantik Asal Jepang

Siapa yang tidak kenal bunga sakura? Bunga cantik yang biasanya mulai mekar saat musim semi atau lebih tepatnya di bulan Maret. Bunga ini sangat populer dan sering disulap menjadi hiasan untuk dekorasi rumah dan melambangkan perayaan sesuatu. Bahkan, bunga berwarna putih dan merah muda ini juga digunakan sebagai bahan makanan di negara asalnya.

Sejarah Bunga Sakura

Pada Periode Nara atau sekitar awal abad ke-8, setiap tahunnya kaisar Jepang mengadakan pesta mewah menyambut mekarnya bunga plum yang mulai bersemi pada bulan Februari. Kegiatan ini sebenarnya diadaptasi dari masyarakat China kuno, yang menjadikan bunga plum sebagai simbol dari musim dingin dan semi.

Namun, karena di bulan Februari tersebut di Jepang masih terlalu dingin untuk mengadakan pesta, akhirnya pada abad ke-9, sakura terpilih menjadi bunga yang dinikmati masyarakat Jepang karena mekarnya ketika musim semi. Setelah itu, bunga sakura pun dibudidayakan dan dikembangkan supaya bisa bermekaran tepat pada musim semi.

Tidak perlu waktu lama, bunga sakura langsung disukai oleh semua orang, mulai dari masyarakat, tentara kerajaan, hingga keluarga kerajaan. Bahkan, mulai muncul perayaan yang disebut Hanami. Hanami atau Ohanami merupakan tradisi menikmati keindahan bunga, khususnya bunga sakura.

Di masa lalu, bunga sakura juga dijadikan sebagai penanda musim tanam bagi para petani. Mekarnya bunga sakura menjadi pertanda bahwa sudah waktunya menanam padi di sawah. Semenjak saat itu, bunga sakura pun dipercaya punya hubungan dengan “Dewa Padi”. (sumber : Japan Talk)

Filosofi Bunga Sakura

Melansir dari id.wikipedia.org, bunga sakura yang berasal dari suku kata “saku” (mekar) dan ditambah akhiran bentuk jamak “ra” atau dalam bahasa Inggris disebut cherry blossom ini memiliki makna yang sangat mendalam, terutama bagi masyarakat Jepang. Di mana, kerap diasosiasikan dengan kehidupan, kematian, dan perempuan.

Bukan hanya itu, bunga cantik ini juga merupakan simbol untuk mengekspresikan kegembiraan, keberanian, kesedihan, dan ikatan antar sesama manusia. Serta, juga menjadi metafora dari kehidupan yang tidak abadi namun bermakna.

Waktu Terbaik Melihat Bunga Sakura

Di atas sudah dijelaskan kalau bunga sakura mulai bermekaran dari bulan Maret. Akan tetapi, bunga ini sangat berbeda dengan bunga lainnya karena memiliki siklus hidup yang terbilang pendek. Di mana, setelah mekar, sekitar satu sampai dua minggu bunganya mulai berguguran.

Meski demikian, tetap saja jika ingin melihat keindahan bunga ini maka disarankan mengunjunginya di bulan Maret sampai April. Sebab, di bulan-bulan ini bunga sakura bermekaran secara serempak. Namun, ada satu kota yang bunga sakuranya mekar di bulan Januari, yaitu daerah Okinawa.

Tempat Melihat Keindahan Bunga Sakura

Ada beberapa tempat di Jepang yang menyuguhkan keindahan bunga sakura, berikut di antaranya :

  • Taman Nasional Shinjuku Gyoen
  • Sumida Park
  • Ueno Park
  • Chidorigafuchi
  • Megurogawa
  • Inokashira Park
  • Yoyogi Park
  • Asukayama Park
  • Koishikawa Korakuen Garden
  • Rikugien Garden

Setelah mengetahui sejarah dari bunga cantik ini pastinya kamu ingin melihat keindahannya, kan? Kalau ya, langsung deh cari tiket pesawat, tempat penginapan, dan tidak boleh lupa daftar asuransi perjalanan supaya perjalananmu senantiasa aman, nyaman, dan bebas dari rasa khawatir.

 

Artikel Lainnya