Memahami syarat visa Schengen dan peraturannya adalah hal wajib kalau kamu berencana liburan, perjalanan bisnis, atau mengunjungi keluarga di Eropa. Apalagi visa Schengen memungkinkan kamu untuk bepergian ke banyak negara Eropa hanya dengan satu visa saja.
Namun, perlu diketahui bahwa proses pengajuan visa ini memiliki aturan yang cukup ketat. Banyak pemohon visa Schengen ditolak bukan karena alasan besar, melainkan karena pemohon kurang teliti dalam memenuhi syarat atau tidak memahami peraturannya.
Nah, biar kamu tidak mengalami kesalahan yang sama, yuk, pahami semua hal penting tentang peraturan visa Schengen dalam artikel ini!
BACA JUGA: Negara Favorit Tujuan Wisata 2026, Ini Daftarnya!
Visa Schengen adalah visa yang memungkinkan kamu masuk dan bepergian bebas ke negara-negara yang tergabung dalam Wilayah Schengen. Dengan satu visa ini, kamu bisa berpindah antarnegara tanpa harus mengurus visa tambahan selama masih dalam masa dan ketentuan yang berlaku.
Umumnya, visa Schengen ini digunakan untuk berbagai keperluan, seperti:
Bagi Warga Negara Indonesia (WNI), visa Schengen adalah salah satu dokumen yang wajib dimiliki sebelum keberangkatan ke Eropa. Hal ini karena Indonesia belum termasuk negara bebas visa Schengen.
Saat mengajukan visa, kamu harus menyiapkan dokumen yang lengkap dan sesuai aturan. Berikut ini adalah syarat visa Schengen yang wajib kamu persiapkan.
Pengajuan visa Schengen kini bisa dilakukan melalui kantor kedutaan atau konsulat negara yang dituju. Bahkan beberapa negara perwakilan juga sudah mengalihluarkan proses permohonan visa dan harus mengajukannya melalui VFS Global Indonesia, yakni pusat layanan resmi untuk pengurusan visa.
Bagi kamu yang berencana mengajukan pembuatan jenis pembuatan visa ini, berikut adalah tata cara membuatnya sesuai dengan peraturan visa Schengen.
Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mengajukan visa melalui kedutaan atau konsulat yang menjadi tujuan utama perjalanan di wilayah Schengen. Selain itu, kamu juga bisa mengajukan permohonan melalui VPS Global.
Apabila akan mengunjungi beberapa negara sekaligus, kamu bisa mengajukan permohonan visa di perwakilan negara tempat kamu akan menghabiskan waktu paling lama.
Selanjutnya, mengatur janji temu dengan kedutaan, konsulat, atau pusat permohonan visa resmi. Biasanya, proses ini dilakukan secara online melalui situs website resmi masing-masing perwakilan negara.
Jangan lupa untuk menyiapkan seluruh dokumen persyaratan yang diperlukan seperti yang sudah disebutkan sebelumnya. Pastikan semua dokumen sudah benar dan sesuai persyaratan agar proses pengajuan visa bisa berjalan lancar.
Pada saat janji temu, nantinya kamu akan diminta untuk memberikan sidik jari dan melakukan foto sebagai bagian dari data biometrik. Jadi, kamu harus datang sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan, ya.
Tak jarang, beberapa perwakilan negara mungkin akan meminta wawancara untuk memahami tujuan perjalananmu. Selain itu, siapkan juga biaya visa mulai dari €45 hingga €90, tergantung usia pemohon dan kebijakan negara tujuan.
Setelah pengajuan selesai, permohonan visa kamu akan segera diproses. Adapun waktu pemrosesan umumnya akan memakan waktu sekitar 15-21 hari kerja. Namun, hal ini dapat bervariasi, tergantung pada kebijakan negara tujuan.
Setelah tahu syarat visa Schengen, penting juga buatmu mengetahui masa berlaku dan ketentuan dari visa ini. Jadi, visa Schengen memungkinkan kamu untuk melakukan kunjungan singkat di wilayah Schengen dengan durasi maksimal 90 hari dalam periode 180 hari yang dihitung mundur dari setiap hari masa kunjungan. Dengan kata lain, total masa tinggal tidak boleh melebihi 90 hari dalam rentang waktu tersebut.
Kini, visa Schengen dapat diterbitkan sebagai visa masuk tunggal (single-entry) yang hanya mengizinkan satu kali masuk ke wilayah Schengen atau masuk ganda (multiple-entry) yang memungkinkan kamu masuk beberapa kali kunjungan selama masa berlaku visa.
Kemudian bagi kamu yang sudah pernah mendapatkan dan menggunakan visa Schengen setidaknya satu kali dalam tiga tahun terakhir, bisa mengajukan visa Schengen multiple-entry dengan masa berlaku hingga lima tahun penuh atau dikenal dengan visa Cascade.
Asuransi perjalanan adalah salah satu syarat visa Schengen yang wajib karena biaya medis di Eropa relatif sangat mahal. Tanpa adanya asuransi, maka satu kejadian darurat saja bisa menguras tabungan kamu.
Jadi, asuransi perjalanan akan membantu kamu melindungi dari beberapa hal, antara lain:
Oleh karena itu, pihak kedutaan mewajibkan asuransi dengan perlindungan minimum tertentu agar kamu dan pihak negara tujuan sama-sama terlindungi.
BACA JUGA: Wisata ke Portugal, 10 Hal Seru yang Tidak Boleh Dilewatkan
Agar proses pengajuan visa Schengen kamu lebih lancar dan perjalanan ke Eropa terasa lebih tenang, kamu bisa memilih Asuransi Perjalanan dari MSIG Indonesia. Asuransi perjalanan ini menawarkan perlindungan sesuai ketentuan visa Schengen, perlindungan untuk perjalanan wisata maupun bisnis, hingga proses pembelian yang dilakukan secara online, sehingga lebih cepat dan praktis.
Dengan perlindungan yang tepat, tentunya kamu nggak cuma memenuhi syarat visa Schengen, tapi juga mendapatkan rasa aman selama perjalanan. Yuk, cek dan beli Asuransi Perjalanan dari MSIG Indonesia untuk proses pengajuan visa Schengen yang lebih mudah dan bebas hambatan!