Gereja adalah tempat ibadah bagi umat Kristen dan Katolik di seluruh dunia. Menariknya, ternyata ada sejumlah gereja terbesar di dunia yang memiliki arsitektur spektakuler dan sejarah yang panjang.
Gereja-gereja ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tapi juga dijadikan sebagai tempat wisata religi karena nilai-nilai sejarah dan keindahannya. Lantas, mana saja yang termasuk gereja terbesar di dunia? Temukan informasinya dalam artikel ini!
BACA JUGA: Wisata Religi di Indonesia, Ke Mana Saja, Ya, Bagusnya?
Berikut ini adalah beberapa gereja terbesar di dunia menurut Guinness World Records dan World Population Review.
St. Peter's Basilica adalah gereja yang terletak di Vatikan dan menjadi pusat iman bagi Katolik Roma yang mampu menampung hingga 60.000 orang. Salah satu gereja terbesar ini memiliki luas interior 15.160 meter persegi dan luas eksterior mencapai 21.095 meter persegi. Selain itu, gereja ini juga memiliki kubah setinggi 41 meter dengan barisan tiang yang berisikan 140 patung dari berbagai orang suci.
Pembangunan gereja ini dimulai pada tahun 1506 dan selesai pada tahun 1626 oleh Konstantinus Agung. Ada banyak karya seni yang tersimpan di dalam gereja ini, seperti "Baldacchino" karya Bernini dan "Pieta" karya Michelangelo. St. Peter's Basilica juga menyandang status sebagai salah satu keajaiban budaya dan sejarah.
Cathedral Basilica of Our Lady of Aparecida merupakan gereja terbesar kedua di dunia yang berada di Brasil. Gereja ini berhasil membawa gaya Kebangkitan Romawi dengan luas 12.000 meter persegi.
Di dalam gereja, terdapat patung Bunda Maria Aparecida yang dianggap sebagai santo pelindung Brasil. Setiap tahunnya, gereja Katolik terbesar di dunia ini selalu dikunjungi oleh jutaan pengunjung dan menjadi salah satu pusat ziarah Katolik terpenting di dunia.
Selanjutnya, ada The Metropolitan Cathedral-Basilica of the Navity of Saint Mary atau lebih dikenal dengan nama Milan Katedral. Gereja ini disebut-sebut sebagai gereja terindah di dunia karena memiliki arsitektur yang bertemakan gotik dan mempunyai 135 menara.
Sebagai salah satu bangunan paling terkenal di Italia, gereja ini mempunyai luas 11.700 meter persegi dan mampu menampung hingga 40.000 orang. Dari sisi interior, gereja ini juga memiliki jendela kaca patri dengan berbagai pahatan dan puncak menara yang indah.
Hal inilah yang menjadikan Milan Katedral sebagai salah satu daya tarik wisata terpopuler di Italia. Apalagi gereja ini juga menjadi tempat bagi alat musik organ pipa terbesar kedua di Eropa.
Cathedral of St. John the Divine adalah gereja terbesar di dunia dan di Amerika Serikat. Gereja ini memiliki arsitektur yang sangat megah dengan luas 11.200 meter persegi dan mengusung desain gotik.
Sayangnya, pembangunan gereja ini masih belum selesai sejak awal dibangun pada tahun 1911. Pembangunan gereja juga sempat terhenti saat Perang Dunia II dan beberapa bagian gereja telah hancur akibat kebakaran pada tahun 2001.
Gereja ini memiliki ukiran ayat-ayat Alkitab di pintu masuk, lengkap dengan jendela besar yang terbuat dari 10.000 lembar kaca patri berwarna. Jika kamu ingin berkunjung, terdapat pemandu yang akan membawa dan menjelaskan kisah dari gereja katedral ini.
Gereja terbesar di dunia berikutnya adalah Seville Cathedral yang sudah terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 1987. Gereja ini terletak di Andalusia, Spanyol Selatan, dan memiliki luas 11.520 persegi.
Salah satu daya tarik gereja katedral ini adalah karena menjadi tempat peristirahatan terakhir Christopher Columbus. Gereja ini memiliki nilai sejarah yang tinggi dan gaya arsitektur yang megah dengan lapisan emas.
Di dalamnya juga terdapat 45 ukiran kayu yang menunjukkan kejadian kehidupan Yesus Kristus. Inilah yang menjadi daya tarik tersendiri dari Seville Cathedral bagi umat Katolik.
Gereja terbesar di dunia ini adalah gereja Katolik Roma yang terletak di Lichen Stary, Polandia, yang baru selesai dibangun pada tahun 2004. Dengan luas interior lebih dari 10.000 persegi, gereja ini mampu menampung hingga 7.000 orang.
Basilica of Our Lady of Lichen memiliki 365 jendela, 52 pintu, dan 12 kolom yang merepresentasikan jumlah hari serta minggu dalam satu tahun dan 12 apostel. Tak hanya menjadi gereja terbesar, gereja ini juga menjadi salah satu gereja tertinggi di dunia dengan ketinggian menara mencapai 141,5 meter.
Gereja ini memiliki desain yang mencolok dan berbeda dengan gereja lainnya. Basilica of the Holy Trinity memiliki luas 8.700 persegi dengan desain berbentuk melingkar. Hal inilah yang membuatnya dianugerahi Outstanding Structure Award oleh International Association for Bridge and Structural Engineering pada tahun 2009.
Gereja yang berlokasi di Kota Fatima, Portugal, ini mampu menampung hingga 9.000 orang. Umumnya, gereja ini ramai dikunjungi peziarah umat Katolik pada bulan Mei dan Oktober.
Gereja ini dibangun sebagai dedikasi kepada Paulus Sang Rasul yang diperkirakan dimakamkan di dekatnya. Gereja yang terletak di Roma, Italia, ini berisikan berbagai mosaik, lukisan dinding, dan tiang-tiang marmer.
Selain itu, di dalam Basilica of Saint Paul Outside the Walls juga terdapat makam Rasul dan biara yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.
Gereja terbesar di dunia yang terakhir ini memiliki luas 8.318 meter persegi dan menjadi gereja pertama yang dibangun sebagai dedikasi untuk Maria. Menurut kepercayaan setempat, Maria menampakkan diri kepada Santo Yakobus saat sedang berdoa di sepanjang Sungai Ebro sekitar tahun 40 Masehi.
Kemudian Maria menghadiahkannya sebongkah batu jasper dan memerintahkannya untuk membangun sebuah gereja. Adapun kapel pertama dibangun pada abad ke-1 Masehi, di mana pembangunan versi gereja dimulai pada tahun 1681 oleh Raja Charless II dari Spanyol.
BACA JUGA: Berwisata Legenda: 6 Lokasi Mitos Eropa yang Bisa Dikunjungi
Itu dia beberapa gereja terbesar di dunia yang dikenal memiliki sejarah penting dan arsitektur mewah yang mengagumkan. Hal inilah yang membuat umat Kristen maupun Katolik di seluruh dunia senantiasa mendambakan untuk mengunjungi gereja-gereja tersebut.
Jika kamu berencana untuk mengunjungi salah satu dari gereja ini dalam waktu dekat, pastikan untuk mempersiapkan diri dengan baik. Mulai dari akomodasi, transportasi, sampai perlindungan selama perjalanan ke luar negeri.
Untuk meminimalkan berbagai risiko perjalanan, seperti kehilangan bagasi, pembatalan jadwal penerbangan, atau kebutuhan medis mendadak saat berada di luar negeri, kamu bisa mempertimbangkan Asuransi Perjalanan dari MSIG Indonesia.
Dengan pilihan proteksi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perjalanan kamu, MSIG Indonesia hadir untuk membantu memberikan perlindungan saat terjadi situasi tak terduga di destinasi tujuan. Dengan proses pembelian 100% online, tentu kamu bisa mendapatkan Asuransi Perjalanan kapan saja dan di mana saja. Yuk, cek dan pilih Asuransi Perjalanan sesuai kebutuhanmu sekarang juga!