Setiap tahun, Festival Lampion Waisak Borobudur selalu berhasil mencuri perhatian wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Bayangkan saja, ribuan lampion dilepaskan ke langit malam di sekitar kawasan Candi Borobudur, menciptakan pemandangan magis yang mirip adegan ikonik film Tangled.
Momen ini ternyata bukan sekadar atraksi wisata, tetapi juga bagian dari perayaan sakral Hari Raya Waisak, lho. Perpaduan antara spiritualitas, budaya, dan keindahan visualnya selalu memberikan pengalaman yang berkesan dan bermakna.
Kamu tertarik menjadi saksi perjalanan spiritual yang penuh kedamaian? Yuk, simak dulu informasi lengkap mengenai Festival Lampion Waisak Borobudur di bawah ini!
BACA JUGA: Kuliner Khas Magelang yang Patut Kamu Coba saat ke Borobudur!
Sebelum kamu datang dan ikut merasakan atmosfernya, ada baiknya mengenal dulu seperti apa sebenarnya festival ini. Dengan begitu, kamu bisa memahami bahwa gelaran ini bukan sekadar pelepasan lampion biasa.
Jadi, Festival Lampion Waisak Borobudur merupakan puncak dari perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak yang dipusatkan di kawasan Candi Borobudur, Magelang. Perayaan ini memperingati tiga peristiwa penting dalam kehidupan Buddha, yaitu kelahiran, pencerahan, dan wafatnya Sang Buddha.
Penerbangan lampion ini sebenarnya bagian dari ritual keagamaan yang digelar oleh Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI) dan Majelis Agama Buddha Mahanikaya Indonesia (MBMI). Meskipun merupakan acara sakral bagi umat Buddha, festival ini terbuka bagi siapa saja yang ingin merasakan nuansa ketenangan dan kebersamaan di bawah bayang-bayang megah stupa Borobudur.
Tahukah kamu kalau tradisi ini ternyata memiliki sejarah yang cukup panjang di Indonesia? Festival lampion di Borobudur pertama kali digelar pada tahun 1966 sebagai bagian dari peringatan Hari Raya Waisak di candi peninggalan Dinasti Syailendra itu.
Seiring berjalannya waktu, tradisi pelepasan lampion ini berkembang pesat hingga menjadi event pariwisata bertaraf internasional yang didukung penuh oleh Kementerian Pariwisata RI. Kini, acara pelepasan lampion menjadi magnet luar biasa bagi wisatawan. Banyak turis dari Thailand, Cina, Singapura, bahkan Amerika Serikat terbang ke sini untuk menyaksikan ribuan lampion melayang menghiasi langit malam.
Lampion-lampion yang beterbangan itu bukan sekadar ornamen cantik untuk menghiasi foto di media sosialmu, lho. Ada makna spiritual yang sangat mendalam di setiap cahaya yang dilepaskan ke udara.
Dalam ajaran Buddha, cahaya lampion melambangkan pencerahan atau cahaya Dharma yang menerangi kegelapan batin manusia dari sifat kemarahan, keserakahan, dan kebodohan. Selain itu, lampion menjadi simbol pelepasan energi negatif agar digantikan dengan harapan, cinta kasih, serta doa kolektif untuk perdamaian dunia yang lebih baik.
Ikut serta dalam festival ini memungkinkanmu menjalani serangkaian aktivitas yang menenangkan jiwa. Berikut ini adalah rangkaian acara yang biasanya dijalani oleh para peserta.
Biasanya, festival ini diawali prosesi atau kirab budaya yang hangat dan memukau. Pawai ini dimulai dari Candi Mendut, melewati Candi Pawon, hingga tiba di Candi Borobudur dengan iringan doa dan ritual tradisional. Para biksu dari dalam dan luar negeri juga turut meramaikan sesi ini, lho.
Di sekitar area festival, kamu juga bisa menemukan pameran seni dan bazar kuliner khas Jawa Tengah. Aktivitas ini sangat cocok untuk kamu yang ingin menyelami kekayaan budaya lokal sambil mencicipi sajian lezat di sela-sela rangkaian acara.
Sebelum malam puncak dimulai, peserta punya kesempatan untuk mengeksplorasi kemegahan Candi Borobudur di sore hari. Kamu bisa menyusuri relief kuno yang sarat nilai historis sambil menikmati suasana tenang di situs warisan UNESCO ini menjelang matahari terbenam.
Menjelang pelepasan lampion, suasana akan berubah menjadi sangat hening dan khusyuk untuk sesi meditasi yang dipandu oleh Bhikkhu Sangha. Di momen ini, kamu pun akan diberikan selembar kertas kecil atau wishing card untuk menuliskan doa dan harapan personal yang nantinya ditempelkan pada lampion.
Inilah momen yang paling ditunggu-tunggu oleh semua orang. Terbagi menjadi dua sesi, ribuan peserta akan menerbangkan lampion hingga menciptakan lautan cahaya yang spektakuler.
Pada acara 2025 lalu yang mengusung tema "Cahaya Perdamaian", sekitar 2.569 lampion diterbangkan sebagai simbol tahun Buddha 2569 BE. Lampion-lampion tersebut terbuat dari kertas tipis ramah lingkungan yang didatangkan dari Thailand.
Sebagai penutup yang menyentuh, seluruh peserta diajak untuk melakukan doa bersama. Momen ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga harmoni dan kesatuan di tengah keberagaman umat manusia.
Bagi kamu yang sudah tidak sabar ingin menyaksikan gemerlap cahaya ini, Festival Lampion Waisak Borobudur 2570 BE/2026 rencananya akan diselenggarakan bertepatan dengan Hari Raya Waisak pada Minggu, 31 Mei 2026. Tahun ini, festival tersebut akan membawa tema Lentera Perdamaian.
Lokasi utama tetap berada di kawasan Candi Agung Borobudur, tepatnya di area Lapangan Marga Utama. Untuk informasi mengenai jadwal dan rangkaian acara, pembelian tiket, serta fasilitas dan benefit yang ditawarkan, pastikan kamu memantau terus Instagram resmi @borobudurmeditation dan @mbmi_pusat, ya!
Agar pengalamanmu mengikuti Festival Lampion Waisak Borobudur berjalan lancar dan berkesan, perhatikan beberapa tips penting di bawah ini.
BACA JUGA: Merayakan Tri Suci Waisak di Candi Borobudur
Sekarang kamu paham kan betapa istimewanya Festival Lampion Waisak Borobudur? Apakah kamu jadi tidak sabar untuk menjadi bagian dari perayaan ini?
Namun, menghadiri acara sebesar ini tentu memerlukan persiapan matang, terutama jika kamu datang dari luar kota atau luar negeri. Apalagi, di tengah keramaian ribuan orang dan aktivitas di luar ruangan, risiko tak diinginkan bisa saja menanti, misalnya keterlambatan perjalanan atau kecelakaan diri.
Agar kamu lebih tenang mengikuti rangkaian Festival Lampion Waisak Borobudur, membekali diri dengan perlindungan yang tepat jadi solusi yang bijak. Nah, Asuransi Perjalanan dari MSIG Indonesia hadir untuk memberikan proteksi selama kamu menyelami momen spiritual di Candi Borobudur sekaligus mengeksplorasi keindahan Magelang dan sekitarnya.
Mengedepankan kenyamananmu sejak awal, produk asuransi ini bisa kamu dapatkan dengan mudah sebab pembeliannya bisa dilakukan secara online, lho. Jangan khawatir, keamanan data dan privasimu pun terjamin. Jadi, jangan ragu untuk memercayakan MSIG Indonesia sebagai partner perjalananmu selanjutnya!