Whatsapp
Tips 26 Mar 2024

Mengenal Tipe Rest Area yang Ada di Tepi Jalan Raya dan Tol

Tipe rest area di Indonesia terbagi menjadi beberapa kategori. Adapun perbedaan utamanya bisa terlihat dari luas area hingga kelengkapan fasilitas yang tersedia.

Jika kamu sering melakukan perjalanan jauh lewat jalan tol, memahami perbedaan tipe rest area ini adalah hal yang penting. Dengan begitu, kamu bisa memilih tempat berhenti yang sesuai dengan kebutuhan.

BACA JUGA: Ini Aturan Tepat Penggunaan Overdrive Pada Mobil Matic

Apa Itu Rest Area?

Rest area adalah tempat istirahat yang disediakan di sepanjang jalan tol untuk membantu pengendara beristirahat selama perjalanan. Fungsinya terbilang cukup penting, seperti:

  • Mengurangi kelelahan saat berkendara
  • Menyediakan fasilitas dasar, seperti toilet, restoran, dan ATM
  • Memberikan ruang untuk berhenti sejenak sebelum melanjutkan perjalanan

Jadi, dengan adanya rest area ini, perjalanan jauh akan jadi lebih nyaman dan aman.

Tipe Rest Area yang Perlu Diketahui oleh Pengemudi

Berikut adalah tipe rest area yang bisa kamu temukan di tepi jalan lintas (jalan raya) dan jalan tol saat mudik nanti.

1. Tipe A

Rest area tipe A (TIP Tipe A) merupakan tipe tempat peristirahatan terbesar, yang ditandai dengan jumlah fasilitas dan luas areanya. Fasilitas yang dapat ditemukan di tipe rest area ini adalah anjungan tunai mandiri (ATM), toilet, SPBU, klinik, minimarket, musala (atau masjid), bengkel, tempat parkir, taman, dan restoran. 

Menurut Peraturan Menteri PUPR Nomor 10 Tahun 2018 Tentang Tempat Istirahat dan Pelayanan pada Jalan Tol (Permen PUPR No. 10/2018), TIP tipe ini setidaknya harus ada satu untuk setiap jarak 50 kilometer dalam tiap satu jurusan. Selain itu, rest area tipe A juga perlu berjarak minimal 20 kilometer dengan TIP Tipe A berikutnya serta berjarak minimal 10 kilometer dengan TIP Tipe B berikutnya.

Di Tol Trans Jawa arah timur (meninggalkan Jakarta), tempat peristirahatan tipe ini dapat kamu temukan di beberapa rest area berikut:

  • KM 42 dan KM 68 Tol Tangerang–Merak
  • KM 13 Tol Jakarta–Tangerang
  • KM 7 Tol Pondok Aren–Serpong
  • KM 10 dan KM 45 Tol Jagorawi
  • KM 19 dan KM 40 Tol Jakarta–Cikampek
  • KM 102 dan KM 166 Tol Cikampek–Palimanan
  • KM 207 Tol Palimanan–Kanci
  • KM 228+300 Tol Kanci–Pejagan
  • KM 379 Tol Batang–Semarang
  • KM 429+300 Tol Semarang–Solo
  • KM 519 Tol Solo–Ngawi
  • KM 626+200 Tol Ngawi–Kertosono
  • KM 725 Tol Mojokerto–Surabaya
  • KM 13+500 Tol Surabaya–Gresik
  • KM 26 A Tol Surabaya–Gempol
  • KM 792+800 Tol Gempol–Pasuruan

Untuk arah barat (menuju Jakarta), TIP Tipe A dapat kamu temukan di beberapa rest area berikut:

  • KM 14 Tol Jakarta–Tangerang
  • KM 21 dan KM 38 Tol Jagorawi
  • KM 101 dan KM 164 Tol Cikampek–Palimanan
  • KM 208+400 Tol Palimanan–Kanci
  • KM 229 Tol Kanci–Pejagan
  • KM 260 dan KM 282 Tol Pejagan–Pemalang
  • KM 319 Tol Pemalang–Batang
  • KM 389 Tol Batang–Semarang
  • KM 519 Tol Solo–Ngawi
  • KM 626+200 Tol Ngawi–Kertosono
  • KM 726 Tol Mojokerto–Surabaya
  • KM 25 Tol Surabaya–Gempol
  • KM 792+800 Tol Gempol–Pasuruan

2. Tipe B

Rest area tipe B (TIP Tipe B) merupakan tipe tempat peristirahatan terbesar kedua setelah TIP Tipe A. Fasilitas yang dimiliki tipe rest area ini adalah ATM, toilet, minimarket, musala, dan restoran. Tidak ada SPBU, klinik, dan bengkel pada tipe tempat peristirahatan satu ini.

Permen PUPR No. 10/2018 mengatur bahwa tipe rest area ini harus ada di jalan tol antarkota yang memiliki panjang tol lebih dari 30 kilometer dan memiliki jarak minimal 10 kilometer dengan rest area Tipe B berikutnya.

Di Tol Trans Jawa arah timur (meninggalkan Jakarta), tempat peristirahatan tipe ini dapat kamu temukan di beberapa rest area berikut:

  • KM 36 Tol Jagorawi
  • KM 33 Tol Jakarta–Cikampek
  • KM 86 dan KM 130 Tol Cikampek–Palimanan
  • KM 252, KM 275, KM 287, dan KM 294 Tol Pejagan–Pemalang
  • KM 338 dan KM 344 Tol Pemalang–Batang
  • KM 391+400 Tol Batang–Semarang
  • KM 456 dan KM 487 Tol Semarang–Solo
  • KM 538 dan KM 575 Tol Solo–Ngawi
  • KM 597+800 dan KM 640 Tol Ngawi–Kertosono
  • KM 678 dan KM 695 Tol Kertosono–Mojokerto
  • KM 819+200 dan KM 833+200 Tol Pasuruan–Probolinggo

Sementara untuk arah barat (memasuki Jakarta) Tol Trans Jawa, tempat peristirahatan tipe ini dapat kamu temukan di beberapa rest area berikut:

  • KM 86 Tol Cikampek–Palimanan
  • KM 344 Tol Pemalang–Batang
  • KM 429, KM 456, dan KM 487 Tol Semarang–Solo
  • KM 538 dan KM 575 Tol Solo–Ngawi
  • KM 597+800 Tol Ngawi–Kertosono
  • KM 678 dan KM 695 Tol Kertosono–Mojokerto
  • KM 819+200 dan KM 833+200 Tol Pasuruan–Probolinggo

3. Tipe C

Rest area tipe C (TIP Tipe C) merupakan tipe tempat peristirahatan terkecil dari ketiga tipe rest area yang ada. Fasilitas yang dimiliki tipe rest area ini hanya toilet, kios, musala, dan tempat parkir. ATM, SPBU, klinik, minimarket, bengkel, taman, dan restoran tidak tersedia di tempat peristirahatan ini.

Dari segi interval, Permen PUPR No. 10/2018 mengatur bahwa tipe rest area ini harus berjarak 2 kilometer dari rest area Tipe A, Tipe B, dan sesama Tipe C. Tempat peristirahatan ini juga hanya dioperasikan pada masa libur panjang serta periode Lebaran atau Natal dan Tahun Baru.

Di Tol Trans Jawa arah timur (meninggalkan Jakarta), tempat peristirahatan tipe ini dapat kamu temukan di beberapa rest area berikut:

  • KM 338 Tol Pemalang–Batang
  • KM 640 Tol Ngawi–Kertosono
  • KM 792+800 Tol Gempol–Pasuruan

Sementara untuk arah barat (memasuki Jakarta) Tol Trans Jawa, tempat peristirahatan tipe ini dapat kamu temukan di beberapa rest area berikut:

  • KM 319 Tol Pemalang-Batang
  • KM 640 Tol Ngawi–Kertosono
  • KM 792+800 Tol Gempol–Pasuruan

Tips Memilih Rest Area saat Perjalanan

Supaya perjalanan kamu lebih nyaman, ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan, yaitu:

  • Jangan Tunggu Terlalu Lelah: Berhenti sebelum tubuh benar-benar lelah.
  • Sesuaikan dengan Kebutuhan: Kalau cuma ke toilet, tipe B atau C sudah cukup.
  • Hindari Jam Ramai: Saat musim liburan, biasanya rest area akan jadi sangat penuh.
  • Perhatikan Bahan Bakar: Kalau bensin hampir habis, pastikan kamu segera menuju rest area tipe A.

Kenapa Keberadaan Rest Area Itu Penting?

Rest area bukan hanya tempat berhenti biasa. Sebab, fungsinya cukup vital dalam perjalanan, seperti:

  • Mencegah Kelelahan saat Berkendara: Istirahat sejenak bisa membantu menjaga fokus.
  • Mengurangi Risiko Kecelakaan: Banyak kecelakaan karena pengemudi lelah.
  • Menambah Kenyamanan Perjalanan: Kamu bisa makan, minum, atau sekadar beristirahat.

BACA JUGA: Urban Tourism Indonesia, Ada di Kota Mana Saja, ya?

Cegah Kecelakaan Lalu Lintas dengan Beristirahat di Rest Area Sesuai Kebutuhan

Memahami tipe rest area bisa membantu kamu merencanakan perjalanan dengan lebih baik. Dengan memilih rest area yang tepat, kamu bisa menjaga kenyamanan dan fokus selama perjalanan, terutama saat menempuh jarak yang jauh di jalan tol.

Agar perjalanan terasa lebih aman dan nyaman, kamu bisa mempertimbangkan perlindungan tambahan Asuransi Perjalanan dari MSIG Indonesia. Dengan produk asuransi ini, kamu akan mendapat perlindungan lengkap, mulai dari kecelakaan, biaya pengobatan, hingga risiko kehilangan.

Semuanya praktis hanya dalam satu produk Asuransi Perjalanan. Jadi, cocok banget buat kamu dan keluarga yang mau menikmati perjalanan dengan tenang.

Related Blogs


Artikel Lainnya