Tipe rest area di Indonesia terbagi menjadi beberapa kategori. Adapun perbedaan utamanya bisa terlihat dari luas area hingga kelengkapan fasilitas yang tersedia.
Jika kamu sering melakukan perjalanan jauh lewat jalan tol, memahami perbedaan tipe rest area ini adalah hal yang penting. Dengan begitu, kamu bisa memilih tempat berhenti yang sesuai dengan kebutuhan.
BACA JUGA: Ini Aturan Tepat Penggunaan Overdrive Pada Mobil Matic
Rest area adalah tempat istirahat yang disediakan di sepanjang jalan tol untuk membantu pengendara beristirahat selama perjalanan. Fungsinya terbilang cukup penting, seperti:
Jadi, dengan adanya rest area ini, perjalanan jauh akan jadi lebih nyaman dan aman.
Berikut adalah tipe rest area yang bisa kamu temukan di tepi jalan lintas (jalan raya) dan jalan tol saat mudik nanti.
Rest area tipe A (TIP Tipe A) merupakan tipe tempat peristirahatan terbesar, yang ditandai dengan jumlah fasilitas dan luas areanya. Fasilitas yang dapat ditemukan di tipe rest area ini adalah anjungan tunai mandiri (ATM), toilet, SPBU, klinik, minimarket, musala (atau masjid), bengkel, tempat parkir, taman, dan restoran.
Menurut Peraturan Menteri PUPR Nomor 10 Tahun 2018 Tentang Tempat Istirahat dan Pelayanan pada Jalan Tol (Permen PUPR No. 10/2018), TIP tipe ini setidaknya harus ada satu untuk setiap jarak 50 kilometer dalam tiap satu jurusan. Selain itu, rest area tipe A juga perlu berjarak minimal 20 kilometer dengan TIP Tipe A berikutnya serta berjarak minimal 10 kilometer dengan TIP Tipe B berikutnya.
Di Tol Trans Jawa arah timur (meninggalkan Jakarta), tempat peristirahatan tipe ini dapat kamu temukan di beberapa rest area berikut:
Untuk arah barat (menuju Jakarta), TIP Tipe A dapat kamu temukan di beberapa rest area berikut:
Rest area tipe B (TIP Tipe B) merupakan tipe tempat peristirahatan terbesar kedua setelah TIP Tipe A. Fasilitas yang dimiliki tipe rest area ini adalah ATM, toilet, minimarket, musala, dan restoran. Tidak ada SPBU, klinik, dan bengkel pada tipe tempat peristirahatan satu ini.
Permen PUPR No. 10/2018 mengatur bahwa tipe rest area ini harus ada di jalan tol antarkota yang memiliki panjang tol lebih dari 30 kilometer dan memiliki jarak minimal 10 kilometer dengan rest area Tipe B berikutnya.
Di Tol Trans Jawa arah timur (meninggalkan Jakarta), tempat peristirahatan tipe ini dapat kamu temukan di beberapa rest area berikut:
Sementara untuk arah barat (memasuki Jakarta) Tol Trans Jawa, tempat peristirahatan tipe ini dapat kamu temukan di beberapa rest area berikut:
Rest area tipe C (TIP Tipe C) merupakan tipe tempat peristirahatan terkecil dari ketiga tipe rest area yang ada. Fasilitas yang dimiliki tipe rest area ini hanya toilet, kios, musala, dan tempat parkir. ATM, SPBU, klinik, minimarket, bengkel, taman, dan restoran tidak tersedia di tempat peristirahatan ini.
Dari segi interval, Permen PUPR No. 10/2018 mengatur bahwa tipe rest area ini harus berjarak 2 kilometer dari rest area Tipe A, Tipe B, dan sesama Tipe C. Tempat peristirahatan ini juga hanya dioperasikan pada masa libur panjang serta periode Lebaran atau Natal dan Tahun Baru.
Di Tol Trans Jawa arah timur (meninggalkan Jakarta), tempat peristirahatan tipe ini dapat kamu temukan di beberapa rest area berikut:
Sementara untuk arah barat (memasuki Jakarta) Tol Trans Jawa, tempat peristirahatan tipe ini dapat kamu temukan di beberapa rest area berikut:
Supaya perjalanan kamu lebih nyaman, ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan, yaitu:
Rest area bukan hanya tempat berhenti biasa. Sebab, fungsinya cukup vital dalam perjalanan, seperti:
BACA JUGA: Urban Tourism Indonesia, Ada di Kota Mana Saja, ya?
Memahami tipe rest area bisa membantu kamu merencanakan perjalanan dengan lebih baik. Dengan memilih rest area yang tepat, kamu bisa menjaga kenyamanan dan fokus selama perjalanan, terutama saat menempuh jarak yang jauh di jalan tol.
Agar perjalanan terasa lebih aman dan nyaman, kamu bisa mempertimbangkan perlindungan tambahan Asuransi Perjalanan dari MSIG Indonesia. Dengan produk asuransi ini, kamu akan mendapat perlindungan lengkap, mulai dari kecelakaan, biaya pengobatan, hingga risiko kehilangan.
Semuanya praktis hanya dalam satu produk Asuransi Perjalanan. Jadi, cocok banget buat kamu dan keluarga yang mau menikmati perjalanan dengan tenang.