Whatsapp
Artikel 25 Feb 2025

5 Perbedaan Aturan Badminton Tunggal dan Ganda, Catat!

Perbedaan aturan badminton antara sektor tunggal dan ganda tidak hanya terletak pada jumlah pemain. Aturan yang digunakan juga berbeda, mulai dari ukuran area permainan, posisi servis, rotasi pemain, hingga strategi yang digunakan selama pertandingan.

Memahami perbedaan ini penting, baik bagi pemain pemula maupun penonton yang ingin lebih memahami jalannya pertandingan bulu tangkis. Jika kamu tertarik ingin tahu lebih dalam tentang perbedaan aturan badminton antara sektor tunggal dan ganda, simak informasinya dalam artikel ini!

BACA JUGA: 11 Contoh Olahraga Ringan untuk Pemula dan Semua Usia

Sekilas tentang Badminton

Badminton atau bulu tangkis merupakan olahraga raket yang dimainkan menggunakan shuttlecock (kok) dan dipisahkan oleh net di tengah lapangan. Tujuan permainan ini adalah memukul shuttlecock melewati net agar jatuh di area permainan lawan dan memperoleh poin.

Olahraga ini dapat dimainkan secara rekreasional maupun kompetitif, baik di dalam ruangan (indoor) maupun di lapangan tertutup yang memenuhi standar pertandingan. Dalam olahraga badminton, pertandingan dibagi menjadi beberapa kategori berdasarkan jumlah pemain, yaitu:

  • Sektor Tunggal: Dimainkan oleh satu pemain melawan satu pemain. Pada sektor ini, setiap pemain harus menguasai seluruh area permainan sendirian sehingga membutuhkan stamina dan kemampuan footwork yang baik.
  • Sektor Ganda: Dimainkan oleh dua pemain dalam satu tim melawan dua pemain tim lawan. Kategorinya meliputi ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran. 

Bagaimana Garis Lapangan Badminton Tunggal dan Ganda?

Salah satu perbedaan aturan yang paling sering membingungkan pemain pemula adalah penggunaan garis lapangan. Padahal seluruh pertandingan badminton menggunakan lapangan yang sama. Perbedaannya hanya terletak pada garis mana yang dianggap sebagai batas permainan.

1. Garis Lapangan Badminton Tunggal

Pada sektor tunggal, pemain menggunakan area permainan yang lebih sempit. Batas lapangan terdiri atas garis samping bagian dalam sebagai batas kiri dan kanan serta garis belakang paling luar sebagai batas belakang.

Dengan demikian, lebar area permainan tunggal sekitar 5,18 meter, sedangkan panjangnya tetap 13,40 meter. Pemain tunggal lebih sering mengarahkan kok ke sudut depan maupun belakang untuk memaksa lawan bergerak sejauh mungkin karena area samping lebih sempit.

2. Garis Lapangan Badminton Ganda

Berbeda dengan sektor tunggal, pertandingan ganda menggunakan area permainan yang lebih lebar. Adapun batas lapangan terdiri atas garis samping paling luas dan garis belakang paling luar ketika reli berlangsung.

Namun, khusus saat melakukan servis, garis belakang yang digunakan adalah garis servis belakang ganda, sehingga area servis menjadi lebih pendek dibandingkan tunggal. Lebar lapangan ganda mencapai 6,10 meter, sedangkan panjangnya tetap 13,40 meter.

Berapa Poin dalam Permainan Badminton?

Selain garis lapangan, sistem poin juga menjadi aturan dasar yang perlu dipahami. Saat ini, pertandingan badminton menggunakan sistem rally point, yaitu setiap reli akan menghasilkan satu poin, siapa pun yang memenangkan reli tersebut. Secara umum, aturan sistem poin badminton adalah sebagai berikut.

  • Poin kemenangan satu permainan adalah 21 poin.
  • Selisih kemenangan minimal 2 poin.
  • Jika skor 20-20, maka permainan berlangsung hingga selisih dua poin.
  • Batas maksimal adalah 30 poin.
  • Sistem pertandingan menggunakan aturan best of three games.

Artinya, apabila skor menjadi 20-20, permainan tidak langsung selesai. Pertandingan akan terus berlangsung hingga salah satu pemain atau pasangan unggul dua poin. Namun, apabila skor mencapai 29-29, pemain atau pasangan yang lebih dahulu memperoleh 30 poin akan langsung memenangkan game tersebut.

Sistem rally point membuat pertandingan berlangsung lebih dinamis karena setiap reli memiliki nilai yang sama. Oleh karena itu, setiap kesalahan kecil dapat langsung menguntungkan lawan.

BACA JUGA: Cedera Olahraga? Jangan Panik, Ini Langkah Penanganannya!

Perbedaan Aturan Badminton pada Sektor Tunggal dan Ganda

Berikut ini adalah berbagai perbedaan aturan badminton sektor tunggal dan ganda yang menarik untuk kamu ketahui.

1. Luas Lapangan

Pada badminton sektor tunggal, garis yang dipakai sebagai penentu area permainan adalah garis putih bagian dalam dari sisi kiri dan kanan lapangan serta garis putih bagian luar dari sisi belakang lapangan. Secara matematis, lebar bidang permainan pada sektor tunggal adalah 5,18 meter.

Sementara pada sektor ganda, garis yang dipakai sebagai penentu area permainan adalah semua garis putih bagian terluar dari semua sisi lapangan. Hitungan matematis lebar bidang permainan sektor ganda adalah 6,1 meter.

2. Area Servis Bola

Selain lapangan, area servis juga memiliki aturan yang berbeda. Pada sektor tunggal, area servis lebih panjang hingga mendekati garis belakang, sementara lebarnya lebih sempit mengikuti garis tunggal. Hal inilah yang membuat pemain sering menggunakan servis tinggi ke belakang untuk memaksa lawan bergerak jauh.

Sementara itu, pada sektor ganda, area servis lebih pendek karena dibatasi garis servis belakang ganda. Adapun lebarnya lebih luas mengikuti garis samping ganda. Kondisi ini membuat servis pendek menjadi pilihan yang lebih sering digunakan pada pertandingan ganda.

3. Aturan Servis

Perbedaan aturan badminton lainnya juga bisa terlihat pada area servis bola. Pada sektor tunggal, pemain harus melakukan servis pertama dan setiap memenangkan poin genap dari sisi kanan lapangan. Ketika memenangkan poin ganjil, pemain harus melakukan servis dari sisi kiri lapangan.

Lain lagi dengan sektor ganda. Pasalnya, ada aturan tambahan yang dikenal dengan sebutan rotasi pemain, sehingga pemain harus melakukan servis sesuai urutan berikut.

  • Pemain yang melakukan servis pertama pada pertandingan tersebut
  • Pasangan dari pemain yang menerima servis pertama
  • Pasangan dari pemain yang melakukan servis pertama
  • Pemain yang menerima servis pertama
  • Kembali ke pemain yang melakukan servis pertama

4. Rotasi Pemain Hanya Ada pada Ganda

Salah satu perbedaan aturan badminton tunggal dan ganda yang paling terlihat adalah dari segi rotasi pemain. Pada permainan tunggal, tidak ada rotasi pemain karena seluruh lapangan dijaga oleh satu orang.

Sedangkan pada ganda, kedua pemain terus berganti posisi sesuai jalannya reli dan posisi servis berubah mengikuti skor. Oleh karena itu, komunikasi antarpasangan menjadi sangat penting. Pasalnya, kesalahan rotasi sering menjadi penyebab kehilangan poin, terutama pada pemain yang baru belajar bermain ganda.

5. Strategi Permainan

Terakhir, perbedaan aturan juga membuat strategi yang digunakan dalam bermain akan berbeda. Pada sektor tunggal, pemain lebih mengutamakan kontrol tempo permainan, memanfaatkan seluruh sudut lapangan, membuat lawan banyak bergerak, dan menjaga stamina selama reli panjang. 

Jadi, dibutuhkan daya tahan fisik yang kuat bagi pemain badminton tunggal karena harus menguasai lapangan sendirian. Sebaliknya, pada sektor ganda, permainan berlangsung jauh lebih cepat.

Beberapa strategi yang sering digunakan antara lain servis pendek, smash beruntun, rotasi depan-belakang, dan drive cepat. Hal inilah yang membuat permainan badminton ganda menuntut adanya kerja sama yang baik untuk memenangkan pertandingan.

Kesalahan yang Sering Terjadi dalam Badminton Tunggal dan Ganda

Baik tunggal maupun ganda memiliki beberapa kesalahan (fault) yang sama. Berikut beberapa di antaranya.

1. Servis Tidak Masuk Area yang Benar

Servis harus diarahkan secara diagonal ke kotak servis lawan yang sesuai dengan posisi skor. Apabila kok jatuh di luar area servis atau mengenai net dan tidak berhasil melewatinya, maka servis dinyatakan fault.

2. Kaki Bergerak saat Melakukan Servis

Saat melakukan servis, kedua kaki pemain harus tetap menyentuh lantai hingga kok dipukul. Mengangkat kaki atau berpindah posisi sebelum servis dilakukan termasuk pelanggaran.

3. Shuttlecock Dipukul Terlalu Tinggi saat Servis

Menurut aturan BWF terbaru, kok harus dipukul ketika seluruh bagian kok berada di bawah ketinggian 1,15 meter dari permukaan lapangan. Aturan ini berlaku untuk pertandingan resmi dan bertujuan menciptakan keseragaman teknik servis.

4. Menyentuh Net

Pemain tidak diperbolehkan menyentuh net menggunakan raket, tangan, pakaian, maupun bagian tubuh lainnya. Jika terjadi, maka lawan akan langsung memperoleh poin.

5. Kok Dipukul Dua Kali

Dalam satu reli, kok hanya boleh dipukul satu kali oleh satu pemain atau satu pasangan sebelum melewati net. Pukulan ganda (double hit) dianggap sebagai pelanggaran.

6. Menghalangi Permainan Lawan

Pemain tidak boleh mengganggu lawan, misalnya menghalangi ayunan raket, sengaja mengganggu konsentrasi, atau melakukan gerakan yang menghambat jalannya reli. Tindakan tersebut dapat dinyatakan sebagai fault oleh wasit.

Mengapa Aturan Tunggal dan Ganda Dibedakan dalam Badminton?

Pada dasarnya, perbedaan aturan dibuat agar permainan tetap adil sesuai jumlah peserta. Jika permainan ganda menggunakan area tunggal, maka pemain akan memiliki keuntungan yang terlalu besar.

Begitu pula sebaliknya, jika pemain tunggal harus menggunakan seluruh area ganda, permainan akan menjadi jauh lebih sulit dan tidak seimbang. Oleh karena itu, Badminton World Federation (BWF) menetapkan aturan berbeda untuk menciptakan pertandingan yang kompetitif pada setiap nomor.

BACA JUGA: Apa Itu Pilates? Kenali Olahraga yang Digemari Banyak Orang

Sudah Paham tentang Perbedaan Aturan Badminton? Kini Saatnya Lengkapi Aktivitas Olahragamu Bersama MSIG Indonesia!

Itu dia ulasan detail mengenai perbedaan aturan bermain badminton pada sektor tunggal dan ganda. Setelah mengerti, mungkin kamu ingin langsung mempraktikkannya di lapangan. 

Namun sebelum itu, lengkapi diri kamu terlebih dulu dengan Asuransi Olahraga dari MSIG Indonesia yang akan melindungi kamu dari cedera tubuh akibat kejadian tiba-tiba dan kecelakaan selama berolahraga yang terjadi di wilayah Indonesia. Selamat berolahraga!

Artikel Lainnya