Buat kamu yang sedang mulai rutin olahraga atau ingin hidup lebih sehat, kemungkinan besar kamu sering mendengar istilah olahraga kardio. Namun, sebenarnya apa itu olahraga kardio dan kenapa jenis olahraga ini sering direkomendasikan untuk hampir semua orang?
Nah, agar kamu tahu lebih banyak tentang jenis olahraga yang jadi favorit banyak orang tersebut, simak artikel ini sampai akhir, ya!
BACA JUGA: Olahraga Lari: Manfaat dan Rute yang Bisa Dicoba
Olahraga kardio adalah jenis aktivitas fisik yang bertujuan untuk meningkatkan detak jantung dan pernapasan dalam jangka waktu tertentu. Kata "kardio" sendiri berasal dari istilah cardiovascular yang berarti berhubungan dengan jantung dan pembuluh darah.
Ketika melakukan olahraga ini, jantung akan bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Di saat yang sama, paru-paru juga bekerja lebih aktif untuk memasok oksigen. Kombinasi keduanya inilah yang membuat olahraga kardio jadi sangat baik untuk melatih daya tahan tubuh dan kesehatan jantung.
Inilah alasan mengapa detak jantung dan napas terasa lebih cepat ketika kamu berjalan cepat, berlari, atau bersepeda. Kondisi tersebut merupakan respons alami tubuh terhadap peningkatan aktivitas fisik.
Berbeda dengan latihan yang hanya berfokus pada kekuatan otot, olahraga kardio dilakukan secara ritmis dan berulang dalam durasi tertentu sehingga dapat melatih daya tahan (endurance). Semakin rutin dilakukan, tubuh akan semakin efisien dalam menggunakan oksigen dan menghasilkan energi, sehingga kamu tidak mudah lelah saat beraktivitas.
Banyak orang tahu bahwa olahraga kardio baik untuk kesehatan jantung, tetapi belum memahami bagaimana proses tersebut terjadi. Saat kamu mulai bergerak, tubuh membutuhkan energi lebih besar dibandingkan ketika beristirahat.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, beberapa sistem tubuh akan bekerja secara bersamaan. Berikut penjelasannya.
Masih banyak orang yang menganggap olahraga kardio sama dengan latihan beban. Padahal keduanya memiliki tujuan yang berbeda dan justru saling melengkapi dalam menjaga kebugaran tubuh. Berikut penjelasannya.
2. Latihan Kekuatan (Strength Training)
Idealnya, program olahraga yang seimbang mengombinasikan kedua jenis latihan tersebut. Kardio membantu meningkatkan kebugaran dan kesehatan jantung, sementara latihan kekuatan berperan dalam menjaga massa otot, memperkuat tulang, dan mendukung metabolisme tubuh.
Sekarang ini ada banyak olahraga kardio yang bisa dilakukan sesuai kebutuhan dan preferensi kamu. Adapun beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.
Lari adalah olahraga kardio sederhana yang mudah dilakukan. Lari atau Jogging dapat menciptakan gerakan tubuh yang ritmis dan berulang, sehingga membuat detak jantung meningkat serta darah mengalir ke seluruh tubuh.
Berenang menjadi olahraga kardio yang dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan paru. Selain itu, bisa juga memperkuat otot dan meningkatkan fleksibilitas tubuh. Ketika berenang, tubuh membakar kalori dalam jumlah besar, sehingga efektif untuk menjaga berat badan ideal.
Jumping jacks adalah olahraga yang dilakukan dengan cara melompat sambil membuka kedua tangan dan kaki secara berulang. Kamu bisa coba latihan ini dengan intensitas rendah terlebih dahulu. Baru setelah itu meningkat secara perlahan. Olahraga kardio ini bisa jadi pilihan praktis untukmu karena bisa dilakukan di mana saja dan tanpa alat.
Lompat tali adalah olahraga yang dapat membakar hingga 10-15 kalori per menit. Selain baik untuk kesehatan tubuh, olahraga ini juga dapat memperkuat otot kaki dan melatih keseimbangan serta membantu meningkatkan aliran darah dan kesehatan paru-paru.
Bersepeda termasuk olahraga kardio yang dapat membantu memperkuat otot-otot kaki sekaligus meningkatkan stamina. Pasalnya, saat bersepeda, otot-otot kaki akan bergerak secara konsisten untuk menggerakkan pedal dan melatih otot-otot tubuh bagian bawah.
Burpee adalah olahraga yang dilakukan dengan push up, kemudian diikuti lompatan di udara mirip seperti squat jump. Gerakan ini nantinya bisa dilakukan secara berulang-ulang tanpa jeda. Latihan ini menjadi salah satu olahraga kardio yang paling banyak diminati, khususnya untuk membakar kalori dalam tubuh.
Jenis olahraga kardio yang selanjutnya adalah squat jump. Latihan ini merupakan olahraga yang dapat dilakukan untuk melatih kekuatan otot, khususnya pada kaki.
Kickboxing juga bisa menjadi pilihan olahraga kardio andalanmu. Latihan ini memadukan gerakan memukul dan menendang. Olahraga ini dapat membantu membakar kalori, apalagi jika dilakukan minimal 10 menit pada intensitas yang tepat. Tidak hanya itu saja, olahraga ini juga terbilang praktis karena bisa dilakukan di rumah tanpa peralatan khusus.
Yoga adalah aktivitas fisik yang selama ini dikenal mampu meredakan stres, memperbaiki postur tubuh, dan mengatasi nyeri sendi. Hal ini karena yoga termasuk olahraga yang memiliki beberapa elemen kardio dalam tiap latihannya.
Agar bisa melakukan gerakan ini dengan baik, kamu bisa mulai pada posisi plank dengan tangan di bawah bahu dan tubuh lurus. Setelah itu, ratakan punggung dan kencangkan inti tubuh. Terakhir, angkat lutut kanan ke arah dada, lalu ganti dengan lutut kiri dan beralih dengan cepat. Gerakan ini bisa kamu teruskan dengan irama yang konstan dalam durasi tertentu.
Plank to knee tap adalah latihan kardio yang dilakukan untuk memperkuat otot dada dan perut. Pada dasarnya, latihan ini adalah versi modifikasi dari latihan plank standar yang dibuat untuk mengurangi kesulitan gerakan. Untuk melakukannya, awali dengan posisi plank, lalu sentuh lutut dengan gerakan menyilang.
Zumba adalah pilihan olahraga kardio yang tepat untuk meningkatkan kesehatan jantung dan paru-paru. Gerakannya yang cepat dengan iringan musik bisa jadi olahraga yang menyenangkan di rumah. Kamu bisa menonton tutorial dari YouTube ataupun melakukan gerakan yang beriringan secara bebas dengan irama musik favorit.
Terakhir, ada Muay Thai yang bisa dilakukan sendiri dengan melihat tutorial dari YouTube atau memanggil pelatih ke rumah. Dengan latihan yang intensif, kamu pun bisa mendapatkan manfaat yang maksimal dari olahraga kardio ini.
Secara umum, orang dewasa dianjurkan untuk melakukan aktivitas aerobik intensitas sedang setidaknya 150 menit per minggu atau aktivitas aerobik intensitas tinggi sekitar 75 menit per minggu. Durasi tersebut dapat dibagi menjadi beberapa sesi sesuai jadwal dan kemampuan masing-masing.
Namun, yang tidak kalah penting adalah dengarkan respons tubuh selama berolahraga. Jika muncul keluhan, seperti nyeri dada, sesak napas yang tidak biasa, atau pusing, hentikan aktivitas dan segera cari pertolongan medis.
Melakukan olahraga kardio secara rutin bisa memberikan banyak manfaat jangka pendek maupun jangka panjang. Beberapa manfaat utamanya, antara lain:
BACA JUGA: 10 Stadion Sepak Bola Paling Populer di Dunia
Olahraga kardio adalah langkah sederhana yang bisa memberi dampak besar untuk menjaga kesehatan tubuh dan pikiran. Dengan rutin bergerak, kamu bisa meningkatkan stamina hingga menjaga jantung tetap sehat.
Namun, semakin kamu aktif berolahraga, risiko cedera bisa tetap terjadi, bahkan pada aktivitas yang terlihat ringan sekalipun. Oleh karena itu, penting untuk memikirkan perlindungan tambahan agar kamu bisa berolahraga dengan lebih tenang.
Di sinilah Asuransi Olahraga dari MSIG Indonesia hadir untuk memberi perlindungan dari risiko cedera dan kejadian tak terduga saat kamu berolahraga, sehingga bisa fokus menjaga kebugaran tanpa rasa khawatir. Pelajari lebih lanjut tentang Asuransi Olahraga dari MSIG Indonesia di sini.