Visa Schengen, Satu Visa Untuk Banyak Negara

Tahu tidak kalau kita bisa keliling ke beberapa negara hanya dengan menggunakan satu visa saja? Memang sih tidak semua negara, namun visa schengen ini berlaku hampir diseluruh negara di benua Eropa. Negara yang termasuk ke dalam schengen yaitu Austria, Belanda, Belgia, Denmark, Estonia, Finlandia, Hungaria, Islandia, Italia, Jerman, Latvia, Lichtenstein, Luxembourg, Malta, Norwegia, Polandia, Prancis, Republik Ceko, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Swedia, Swiss dan Yunani. Dengan menggunakan visa schengen kita bisa menetap di negara-negara tersebut selama 90 hari dalam periode 6 bulan, baik untuk tujuan wisata maupun bisnis. Sangat praktis sekali, bukan?

Kita bisa membuat visa ini di kedutaan besar (kedubes) negara manapun yang termasuk Schengen. Namun sangat disarankan untuk membuat visa di kedubes negara tempat menetap paling lama atau negara yang paling pertama dikunjungi jika lama waktu menetap di setiap negara sama.

Untuk prosedur pembuatannya mungkin akan sedikit berbeda di setiap kedubes, namun secara umumnya adalah seperti berikut ini:

  1. Siapkan semua dokumen yang dibutuhkan. Passport dengan minimal masa berlaku 6 bulan, asli dan fotokopi (semua dilengkapi stempel). Foto untuk visa dengan ukuran yang sudah ditentukan yaitu 3,5cm x 4,5 cm dan berlatar belakang putih.
  2. Siapkan uang cash. Untuk pembuatan visa ini kita akan diminta untuk membayar biaya aplikasi dan juga tarif layanan. Biaya aplikasi yaitu sekitar 60 euro dan biaya layanan sekitar 25 euro hingga 35 euro tergantung kedubes tempat kita mengurus. Namun pembayaran akan dilakukan dalam bentuk rupiah, jadi pastikan mengecek kurs sebelum pergi ke kedubes.
  3. Download formulir aplikasi visa. Formulir aplikasi ini bisa kita download di website kedubes negara tempat kita membuat visa.
  4. Polis asuransi perjalanan. Kita wajib memiliki perlindungan asuransi perjalanan beli asuransi perjalanan ini secara online. Namun perhatikan batas nilai minimum pertanggungan yang ditawarkan perusahaan asuransi ya, karena akan mempengaruhi diterima atau tidaknya pembuatan visa.
  5. Bukti keuangan. Kita harus menunjukkan bukti keuangan berupa rekening koran 3 bulan terakhir. Saldo yang disarankan untuk ada ditabungan yaitu 34 euro dikali masa tinggal di sana. Namun untuk amannya bisa dilebihkan.
  6. Bukti reservasi tiket pesawat dan penginapan. Kita bisa meminta bantuan pada travel agent untuk menyediakan bukti reservasi pesawat meskipun tiket tersebut belum dibayar. Untuk penginapan pilihlah penginapan yang memiliki fasilitas free cancelation.
  7. Surat keterangan kerja. Surat ini berfungsi sebagai bentuk pernyataan bahwa kita tidak akan menetap lama melebihi batas waktu dan menjadi imigran gelap di sana. Kita bisa mendapatkan surat ini dari HRD perusahaan.
  8. Rencana perjalanan. Bila belum ada rencana pasti mengenai tempat yang akan dikunjungi, kita bisa memberikan rencana garis besarnya.

Jika semua dokumen sudah dipersiapkan, langkah selanjutnya adalah membuat janji secara online untuk proses selanjutnya. Semoga berhasil.