Takut Visa Ditolak? Coba Ikuti Trik Berikut Ini

Ada ketakutan tersendiri ketika hendak mengajukan visa. Takut visa ditolak, takut dokumen bermasalah, takut batal pergi ke destinasi impian, dan masih banyak lagi. Repotnya mengurus visa dan juga ketidakpastian yang harus dihadapi membuat kita gentar saat mengajukan visa. Bahkan, meski sudah melengkapi dengan asuransi perjalanan pun, rasanya tetap saja cemas dalam proses pembuatan visa.

Memang, visa kadang menjadi momok bagi para traveler. Akan tetapi, panjangnya proses pembuatan visa ini sebaiknya jangan sampai menghambat keinginan kita untuk mengeksplorasi negara impian. Jangan takut ditolak sebelum mencoba: tiru trik ini supaya visa kita bisa tembus dan diterima oleh kedutaan besar.

  1. Kumpulkan informasi. Supaya lebih percaya diri dan tahu apa yang harus dilakukan, kumpulkanlah informasi sebelum mengajukan visa. Baca ketentuan dan syarat yang ditetapkan oleh pihak kedutaan besar, tanya kepada teman yang sudah pernah pergi ke sana, dan juga baca informasi yang ditulis oleh para travel blogger di blog mereka. Ada banyak sekali informasi seputar pengajuan visa ke negara yang diinginkan jadi baiknya kita kumpulkan dulu informasi tersebut.
  2. Siapkan dari jauh-jauh hari. Biasanya, pengajuan visa bisa dilakukan sejak 90 hari sebelum keberangkatan. Nah, ajukan visa dari jauh-jauh hari agar kita bisa mempersiapkan semuanya dengan matang. Kita bisa mengurus visa dengan lebih tenang, bisa melengkapinya dengan santai jika memang ada berkas yang kurang, tanpa harus terburu-buru oleh waktu.
  3. Isi formulir visa dengan tepat sesuai ketentuan. Setiap negara pastinya akan meminta kita untuk mengisi formulir pengajuan visa. Formulir ini bentuknya berlembar-lembar, dengan banyak kolom yang harus kita isi. Biasanya, banyak calon turis yang malas mengisi lembar ini dan pada akhirnya melewatkan kolom yang penting. Jangan sampai ini terjadi pada kita: bacalah intruksi dengan seksama lalu isi formulir dengan cermat.
  4. Lengkapi dokumen apa saja yang diminta. Selain formulir, kita pun akan diminta untuk melengkapi dokumen yang dibutuhkan saat pengajuan visa. Setiap kedutaan besar punya persyaratan dokumen yang berbeda dengan kedutaan lainnya. Namun demikian, secara general biasanya dokumen yang diminta adalah paspor, kartu keluarga, kartu identitas, akte kelahiran, foto diri, rekam rekening mutasi selama tiga bulan sebelumnya, surat rekomendasi bank, surat keterangan kerja, SPT, dan juga rencana perjalanan. Lengkapi semua dokumen yang diminta tanpa terkecuali. Jika dokumen lengkap, maka kemungkinan visa kita akan diterima akan semakin besar. Di beberapa negara bahkan mewajibkan agar wisatawan memiliki asuransi perjalanan sebagai kelengkapan dokumen yang harus dilengkapi.
  5. Jaga aliran dana di rekening bank selama tiga bulan terakhir. Seperti yang sudah disebutkan dalam poin sebelumnya, kita akan diminta untuk menyerahkan fotokopi rekening bank dan rekam transaksinya selama tiga bulan terakhir. Oleh sebab itu, jagalah aliran dana agar tidak ada transaksi mencurigakan dan pastikan agar saldonya mencukupi untuk mendaftar visa.
  6. Tunggu dan banyak berdoa. Setelah semuanya dilengkapi, maka kita tinggal mengajukan visa ke kedutaan besar. Serahkan semua dokumen tanpa terkecuali dan bayar biaya pengajuan visa. Biasanya, kita akan diminta untuk menunggu selama 5-7 hari untuk mendapatkan hasil keputusan visa kita. Nah, selama proses itu, tunggulah dengan sabar dan banyak berdoa agar visa bisa diterima.

Tidak ada yang bisa memastikan bahwa visa kita akan diterima saat mengajukannya. Sudah banyak sekali kasus di mana turis ditolak visanya karena alasan yang jelas. Namun demikian, jika kita sudah melengkapi semua dokumen yang diminta, tidak mengajukannya dalam waktu yang cenderung mepet, dan juga menjaga rekening agar tetap stabil, maka kedubes tidak memiliki alasan untuk menolak visa kita, kecuali untuk alasan lain yang di luar kuasa kita. Selamat mencoba dan semoga berhasil!