Serunya Festival Musim Panas di Jepang

Bagi kamu pecinta film atau drama Jepang, pasti pernah mendengar tentang festival musim panas. Festival ini biasanya akan dilangsungkan sekitar bulan Juli hingga Agustus dan tidak hanya dilakukan di satu tempat saja. Ada beberapa jenis festival yang diadakan pada musim panas di Jepang, di antaranya yaitu:

  1. Tanabata

Festival ini diadakan sekitar bulan Juli hingga Agustus setiap tahunnya. Tanggal pelaksanaannya bervariasi tergantung prefektur yang mengadakannya. Pada festival ini, masyarakat akan menuliskan harapan mereka pada selembar kertas kecil dan kemudian menggantungkan kertas tersebut pada pohon bambu khusus yang telah disediakan sebelumnya. Pohon bambu yang digunakan untuk menggantungkan permohonan ini, kemudian akan diapungkan di sungai atau dibakar pada tengah malam atau hari selanjutnya.

  1. Hanabi

Ini merupakan salah satu festival yang paling sering disebutkan dalam drama atau film Jepang, yaitu Hanabi Festival atau Festival Kembang Api. Seperti layaknya festival lain, di sini juga akan ada banyak sekali jajanan pinggir jalan khas Jepang yang disajikan, termasuk juga beberapa games yang bisa dimainkan pengunjung. Acara puncak dari festival ini yaitu dinyalakannya kembang api pada jam 19.00 hingga 1,5 jam kedepan. Menurut kepercayaan masyarakat, ratusan kembang api yang dinyalakan ini dapat mengusir kekuatan gelap atau iblis.

  1. Awa Odori

Awa Odori atau tarian Awa adalah sebuah tarian yang berasal dari Prefektur Tokushima. Di prefektur tersebut, tarian ini akan ditarikan setiap tahun selama 4 hari. Tidak hanya di Prefektur Tokushima saja, tarian ini juga selalu ditarikan di prefektur lainnya. Tarian Awa akan dilakukan oleh grup penari yang disebut Ren dan terdiri dari ratusan ribu penari. Saat ini banyak juga penonton yang tertarik untuk ikut ambil bagian dalam keseruan tarian ini.

  1. Kanto Matsuri

Festival ini diadakan di Akita dan terkait dengan Festival Tanabata. Digelar selama 3 hari dari tanggal 3 hingga 6 Agustus setiap tahunnya. Hal yang menarik dari festival Kanto Matsuri yaitu atraksi yang dipertunjukkan oleh para peserta festival. Mereka akan menampilkan keahlian mereka dalam menyeimbangkan tiang bambu panjang yang disebut Kanto. Hebatnya yaitu, bambu ini bukan hanya bambu biasa, karena pada bambu ini tergantung puluhan lampion kertas yang disertai dengan lilin yang menyala. Itulah kenapa, kemampuan menyeimbangkan Kanto menjadi sesuatu yang spesial karena membutuhkan sebuah teknik.

Musim panas selama ini menjadi musim yang dihindari oleh banyak wisatawan karena suhu udaranya yang cukup tinggi. Namun, setelah membaca artikel ini, semoga kamu juga tertarik untuk berkunjung ke Jepang meskipun sedang musim panas. Sebab, ternyata ada banyak hal yang bisa dilakukan. Jangan lupa juga untuk membeli Asuransi Perjalanan Terbaik terlebih dahulu sebelum memulai perjalanan, sehingga perjalananmu akan aman dan bebas dari risiko.