Rayakan Bulan Ramadan, Negara Ini Punya Tradisi Unik Tersendiri!

Bulan Ramadan merupakan salah satu momen spesial yang ditunggu-tunggu para umat muslim. Bukan hanya soal berpuasa, bulan Ramadan juga dianggap sebagai bulan yang penuh berkah. Maka dari itu, masing-masing negara memiliki tradisi tersendiri untuk menyambutnya. Tak hanya di Indonesia, beberapa negara lain yang penduduk muslimnya minoritas pun turut merayakan tradisi selama bulan Ramadan. Penasaran seperti apa? Berikut inilah beberapa negara yang punya tradisi unik untuk merayakan bulan Ramadan!

  • Tradisi Muqam di Cina

Meskipun mayoritas penduduk di Cina bukan pemeluk agama Islam, tapi negara ini tetap menjalankan tradisi untuk menyambut bulan suci Ramadan, lho. Umat muslim di Cina biasanya melakukan tradisi unik berupa tarian dan nyanyian yang bernama Muqam. Berasal dari bahasa Arab, Muqam merupakan istilah khusus untuk musik Islam yang berarti ‘melodi’ atau ‘musik klasik’. Tradisi ini biasanya dilakukan oleh para muslim Kashgar di Cina.

  • Nuansa Ramadan di Jepang

Layaknya di Cina, umat muslim di Jepang juga tidak begitu banyak. Namun demikian, di sana terdapat sebuah lembaga bernama Japan Islamic Centre. Saat bulan Ramadan, lembaga ini mengadakan berbagai kegiatan untuk membangkitkan nuansa Ramadan di Jepang. Mulai dari membagi jadwal dan informasi seputar puasa, mengadakan majelis taklim, shalat tarawih berjama’ah, bahkan pameran buku-buku Islami.

  • Belanja Pernak-Pernik Ramadan di Prancis

Di Prancis terdapat banyak imigran beragama muslim. Karena itu, suasana bulan Ramadan cukup terasa di negara ini, terutama di wilayah Couronne. Wilayah ini merupakan tempat tinggal kebanyakan umat muslim di Prancis. Saat bulan Ramadan, biasanya masyarakat muslim di Prancis merayakannya dengan berbelanja pernak-pernik dan juga makanan khas Ramadan yang dijual di berbagai kawasan. Salah satu yang paling populer adalah Jalan Jean-Pierre Timbaud.

  • Meriahnya Ramadan di Maroko

Negara yang terletak di Afrika bagian Selatan ini merupakan negara bekas jajahan Prancis yang memiliki mayoritas penduduk muslim. Di Maroko terdapat tradisi di mana para orangtua memberikan apresiasi terhadap anaknya yang belajar berpuasa dengan mendandaninya dengan pakaian dan riasan yang khas. Saat sahur, di Maroko juga terdapat Nafar yang bertugas untuk membangunkan masyarakat dengan bermain musik di sekeliling komplek.

Nah, seperti itulah tradisi selama bulan Ramadan yang dilakukan di berbagai belahan dunia. Tentunya akan terasa menyenangkan bila kamu dapat ikut serta merasakan keunikan tradisi bulan Ramadan dari berbagai negara ini, ya? Jika kamu berminat untuk merasakan bulan Ramadan di luar negeri, jangan lupa siapkan asuransi perjalanan Internasional untuk mengantisipasi berbagai risiko yang mungkin terjadi. Dengan demikian, kamu bebas menjelajahi kebudayaan dan tradisi selama Ramadan di negara tujuan dengan nyaman!