Pentingnya Merawat Radiator Mobil

 

‘Tak semua pemilik mobil memahami betul setiap komponen atau bagian mesin pada mobilnya. Hal ini sudah pernah dibuktikan oleh Cooper Tires, melalui sebuah studi yang mereka lakukan pada 2000 warga Amerika Serikat di tahun 2018. Dilansir dari Fox News, ditemukan bahwa lebih dari setengah responden merasa tertekan ketika harus berurusan dengan mesin mobilnya.

Hasil lain dari riset tersebut menunjukkan jika 36% responden tidak tahu bagaimana cara mengganti ban kempes dan hampir 50% penjawab tidak bisa mengganti oli mesin secara mandiri. Sepertiga responden bahkan tidak tahu bagaimana cara keluar dari situasi bahaya. Meski sudah memiliki asuransi mobil, memahami betul tentang kondisi kendaraan dan beberapa perawatan sederhana tentangnya penting untuk keselamatan berkendaramu kelak.

Komponen mobil lainnya yang tak kalah penting untuk diketahui sistematika perawatannya adalah radiator. Pasalnya, bagian ini memiliki keterkaitan langsung dengan mesin serta performa mobil secara keseluruhan. Nah, sebelum mengetahui cara merawat radiator mobil, ada baiknya kamu memahami dulu apa fungsi dari radiator.

Fungsi radiator

Melansir situs Medcom.id, fungsi primer radiator mobil adalah menjaga suhu mesin kendaraan agar tetap ideal selama kendaraan digunakan. Adapun suhu normal tersebut ialah antara 80 sampai 90°C. Suhu ideal mesin tetap harus terjaga karena bila suhu mesin terlalu rendah, proses pembakaran tidak sempurna. Akibatnya, konsumsi bahan bakar akan tinggi. Di sisi lain, jika suhu mesin terlalu tinggi, suara mesin akan menderung dan terjadi overheating (mesin kepanasan).

Situs Carused.jp menyantumkan fungsi lain radiator, yakni menjaga agar komponen-komponen lain tidak menyatu, meleleh, ataupun merusak kendaraan. Komponen pendingin ini juga memiliki peran penting terhadap performa kendaraan secara menyeluruh. Sebab, jika radiator tidak bekerja dengan normal, maka mesin akan bergerak dengan tidak sempurna juga. Pada akhirnya, performa kendaraan akan menurun. Oleh karena itu, penting bagi kamu selaku pemilik kendaraan untuk mengetahui cara merawat radiator mobil.

Cara merawat radiator mobil

Usai memahami fungsi radiator terhadap kendaraan kamu, sekarang saatnya mengetahui hal-hal apa saja yang perlu kamu lakukan untuk menjaga usia radiator mobilmu. Simak ulasannya dalam paragraf berikut, ya.

  1. Periksa coolant secara rutin. Cara kerja radiator bergantung sepenuhnya pada coolant (cairan pendingin). Ya, cairan inilah yang menjaga sirkulasi mesin untuk berjalan dengan normal. Maka dari itu, cara pertama untuk merawat radiator ialah dengan memeriksa coolant secara rutin. Sebab, ketika volume coolant dalam radiator berada di bawah ambang normal atau tercampur dengan kotoran, mesin akan mudah mengalami Tips mudah untuk membersihkan coolant yang kotor adalah dengan cairan pembersih radiator. Situs Be Forward menyarankan pengguna kendaraan untuk mengganti coolant setidaknya setiap dua tahun sekali.
  2. Cek ketegangan karet kipas. Kekencangan karet kipas radiator dapat diperiksa dengan tangan. Caranya ialah dengan mendorong bagian tengah karet kipas menggunakan ibu jari kamu. Jika karet dapat terdorong kira-kira hingga 20 cm, berarti ketegangan karet kipas masih bagus. Namun jika karet meleleh, berarti kondisinya sudah tidak bagus. Kalau sudah begini, berarti kamu harus segera mengganti karet kipas.
  3. Kontrol termostat. Kedua komponen ini merupakan bagian penting sebuah radiator. Termostat adalah katup yang mengunci radiator. Ketika termostat macet, air panas dalam sistem tidak dapat kembali ke radiator untuk didinginkan. Akibatnya, suhu panas pada mesin akan berlebih. Jika termostat tak berfungsi normal, upayakan untuk segera diganti, ya.

Demikianlah ulasan tentang fungsi dan cara merawat radiator kendaraanmu. Semoga setelah mengetahui informasi di atas, kamu bisa berkendara dengan lebih aman dan nyaman, ya.