Omisoka, Perayaan Tahun Baru Penuh Makna di Jepang

Apa yang biasanya kamu lakukan menjelang tahun baru? Membuat perencanaan untuk jalan-jalan bersama teman, atau sekadar menghabiskan waktu bersama keluarga di rumah? Pernahkah kamu berpikir untuk membersihkan rumah pada tanggal 31 Desember? Hmm, pastinya tidak ya. Namun inilah yang dilakukan secara rutin oleh masyarakat Jepang sehari sebelum pergantian tahun.

Omisoka adalah hari terakhir di bulan ke-12 dalam kalender lunar. Jika ditulis dalam kanji, misoka (晦日) berarti hari terakhir, sementara jika ditulis menggunakan hiragana, misoka (三十日) hari ketiga puluh. Omisoka sendiri (大晦日) berarti malam tahun baru.

Omisoka menjadi hari libur yang sangat penting di Jepang. Pada saat itu, masyarakat Jepang memiliki kebiasaan wajib yang hampir tidak dilakukan oleh masyarakat di negara lain, yaitu membersihkan rumah. Kebiasaan inipun sebenarnya memiliki makna, yaitu untuk membersihkan rumah dari segala hal buruk yang terjadi pada tahun tersebut. Untuk membersihkannya juga tidak boleh sembarangan. Mereka akan membersihkannya dari bagian atas terlebih dahulu barulah ke bawah. Masyarakat jepang juga akan melakukan ritual pemurnian untuk mengusir roh jahat dan nasib buruk.

Bagi yang memiliki hutang, juga wajib untuk melunasinya sebelum pergantian tahun. Selain itu, masyarakat Jepang juga memiliki kebiasaan untuk menyiapkan makan dalam jumlah banyak sebelum pergantian tahun. Sebab mereka percaya bahwa memasak di dapur selama 3 hari pertama sejak pergantian tahun akan memberikan ketidakberuntungan. Di antara menu makanan yang dimasak, mereka wajib untuk membuat toshikoshi soba.

Toshikoshi soba adalah mie  panjang yang wajib dimakan sekitar satu jam sebelum pergantian tahun. Biasanya mereka akan berkumpul dan makan mie ini bersama-sama. Mereka percaya bahwa makan mie panjang ini akan memberikan umur yang panjang dan membantu mereka untuk menyebrangi satu tahun ke tahun selanjutnya. Toshikoshi soba ini seringkali dikonsumsi secara plain, namun banyak juga yang menambahkan daun bawang cincang atau tempura.

Pada tengah malam, mereka akan menuju ke kuil bersama-sama. Kunjungan ini merupakan kunjungan kuil pertama ditahun yang baru. Kuil Budha akan membunyikan bel besar untuk menunjukkan godaan duniawi yang dipercaya menjadi penyebab penderitaan manusia. Kuil juga akan menyediakan minuman tradisional dengan rasa manis yang disebut Amazake.

Meskipun omisoka sering disebut sebagai perayaan atau festival, namun dari penjelasan di atas kamu bisa melihat bahwa ini bukanlah sebuah aktivitas yang penuh dengan keramaian seperti festival pada umumnya. Namun bukan berarti kamu tidak bisa ikut menikmati kemeriahannya, kamu bisa ikut mengunjungi kuil pada tengah malam untuk melihat aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat Jepang di sana.

Selain itu, masih banyak juga yang bisa kamu lakukan di Jepang saat tahun baru. Jadi untuk kamu yang sudah mempersiapkan asuransi perjalanan luar negeri dan tiket ke Jepang untuk tahun baruan di sana, tidak perlu khawatir. Selamat berwisata.