Mengajak Balita Berlibur, Kenapa Tidak!

Berlibur bersama keluarga, wah pastinya seru dan mengasyikkan! Namun, banyak juga orang yang menganggap bahwa ketika anak masih berusia di bawah lima tahun atau balita, mengajaknya berwisata adalah hal yang tidak perlu. Alasannya? Cukup beragam, seperti:

  • Anak masih terlalu kecil, apalagi jika usianya masih di bawah 3 tahun, sehingga masih belum mengerti apa-apa dan percuma diajak mengunjungi suatu tempat.
  • Usia balita merupakan masa di mana anak sangat aktif sehingga akan melelahkan jika diajak wisata.
  • Daya tahan tubuh anak masih rentan terhadap penyakit apalagi jika kelelahan saat berwisata.

Apapun alasannya, hal tersebut akhirnya membuat beberapa orang tua memilih untuk menunggu anaknya berusia cukup besar sebelum mengajaknya berwisata. Padahal, mengajak anak balita berwisata bisa memberikan banyak manfaat untuknya, loh! Berikut ini adalah beberapa di antaranya:

  1. Mengajarkan anak bersosialisasi.

Saat berwisata anak bisa bertemu dengan banyak orang sehingga kamu bisa lebih mudah mengajarkan anak bersosialisasi. Apalagi jika anak terbiasa hanya di rumah saja dalam kesehariannya sehingga jarang bertemu dengan orang baru. Dengan mengajaknya berwisata, anak bisa mencoba untuk bersosialisasi dengan orang lain, termasuk dengan anak lain seusianya.

  1. Mengajarkan hal baru.

Siapa bilang anak yang masih berusia dini belum mengerti apa-apa. Justru pada usia inilah masa golden age di mana anak lebih cepat menyerap berbagai hal. Mengajaknya berwisata bisa membantumu mengajarkan berbagai hal baru dan juga membantu untuk membentuk karakternya. Tentunya, untuk mendapatkan manfaat maksimal kamu harus mengajak anak berwisata ke tempat yang tepat, seperti wisata alam, wisata museum, dan sebagainya.

  1. Menghilangkan stres.

Tidak hanya orang tua saja yang bisa stres, anak-anak juga bisa mengalaminya. Sayangnya, stres yang terjadi pada anak biasanya sulit dikendalikan karena mereka belum memiliki kemampuan pengelolaan stres. Dengan mengajaknya berwisata, maka kamu bisa membantu anak meredakan stres yang dialaminya.

  1. Mendekatkan anak dengan keluarga.

Wisata menjadi momen tepat untuk saling mendekatkan diri antar anggota keluarga. Apalagi jika kamu dan pasangan sama-sama bekerja sehingga anak dirawat oleh baby sitter, maka wisata menjadi momen penting untuk mendekatkan anak denganmu dan pasangan. Namun, pastikan kamu benar-benar fokus pada kegiatan wisata dan melupakan hal lain selama wisata, termasuk untuk urusan pekerjaan.

Ternyata banyak ya manfaat mengajak balita berwisata. Nah, supaya kegiatan wisatamu berjalan lancar tanpa risiko, jangan lupa melindunginya dengan asuransi perjalanan yang akan menanggung kerugian finansial ketika sebuah risiko terjadi. Jangan khawatir dengan biaya yang harus dibayar, karena asuransi ini memberikan banyak pilihan premi sesuai dengan kebutuhan. Jadi, dijamin tidak akan membuatmu merasa rugi atau terbebani.

Selamat berwisata bersama keluarga!