Memodifikasi Warna Lampu Pada Kendaraan, Apakah Boleh?

 

Kamu mungkin sudah tahu jika memodifikasi kendaraan, termasuk lampu, tidak dijamin oleh asuransi mobil. lampu merupakan salah satu komponen paling penting yang harus ada pada mobil karena berfungsi sebagai alat penerangan, khususnya saat malam hari. Agar lampu mobil terlihat keren, beberapa pengendara ada yang memodifikasi ulang lampu kendaraan mereka dengan mengganti warna lampu dengan cahaya yang lebih terang.

Lantas, bolehkah memodifikasi ulang lampu kendaraan menggunakan warna yang lebih terang? Yuk, simak pembahasannya!

Dilansir dari jpih.dephub.go.id, dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 58 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan jelas tertulis bahwa pemilik kendaraaan dilarang memasang maupun menggunakan perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan lalu lintas.

Pasal 58

Setiap Kendaraan Bermotor yang dioperasikan di jalan dilarang memasang perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan berlalu lintas.

Hal ini juga berlaku jika kamu memodifikasi ulang lampu, menambahkan jumlah lampu, serta memasang lampu dengan warna yang dapat menyilaukan mata. Di mana, menggunakan warna lampu dengan cahaya yang terlalu terang seperti lampu LED, misalnya, menunjukkan prilaku yang tak mencerminkan etika dan empati. Kamu pun bisa membahayakan keselamatan pengendara lainnya.

Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 Pasal 23, sistem lampu dan alat pemantul cahaya sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 7 huruf i yang dilansir dari peraturan.bpk.go.id, juga menyebutkan jika ada beberapa warna lampu yang diperbolehkan dan legal digunakan oleh pengendara roda empat, di antaranya:

  1. lampu utama dekat berwarna putih atau kuning muda;
  2. lampu utama jauh berwarna putih atau kuning muda;
  3. lampu penunjuk arah berwarna kuning tua dengan sinar kelap-kelip;
  4. lampu rem berwarna merah;
  5. lampu posisi depan berwarna putih atau kuning muda;
  6. lampu posisi belakang berwarna merah;
  7. lampu mundur dengan warna putih atau kuning muda kecuali untuk Sepeda Motor;
  8. lampu penerangan tanda nomor Kendaraan Bermotor di bagian belakang Kendaraan berwarna putih;
  9. lampu isyarat peringatan bahaya berwarna kuning tua dengan sinar kelap-kelip;
  10. lampu tanda batas dimensi Kendaraan Bermotor berwarna putih atau kuning muda untuk Kendaraan Bermotor yang lebarnya lebih dari 2.100 (dua ribu seratus) milimeter untuk bagian depan dan berwarna merah untuk bagian belakang;
  11. alat pemantul cahaya berwarna merah yang ditempatkan pada sisi kiri dan kanan bagian belakang Kendaraan Bermotor.

Dengan demikian, sangat jelas bagi pemilik kendaraan roda empat untuk tidak sembarangan mengganti warna lampu maupun memodifikasi lampu pada mobil mereka karena bisa mengganggu serta membahayakan keselamatan diri sendiri dan pengendara lain di jalan raya.

Semoga artikel di atas bermanfaat!