Ini Cara Membedakan Mobil Bekas Banjir

Musim hujan datang maka penjualan mobil bekas akan meningkat. Kok bisa? Tentu saja bisa, karena musim hujan identik dengan banjir dan risiko mobil terendam banjir akan meningkat. Umumnya, para pemilik mobil yang sudah terendam ini akan berusaha memperbaiki mobilnya agar kembali seperti semula tetapi bukan untuk digunakan kembali, melainkan dijual dan kemudian membeli mobil yang baru.

Ada banyak alasan mengapa para pemilik mobil tersebut melakukan hal itu, salah satunya karena mereka merasa ragu performa mobilnya akan kembali normal apalagi jika mobil terendam banjir cukup parah. Nah, jika pemiliknya saja merasa ragu, tentunya kamu sebagai pembeli juga tidak mau membeli mobil dengan kondisi tersebut, bukan? Apalagi banyak pemilik mobil yang menyembunyikan kenyataan tersebut dari calon pembelinya, jadi kamu yang harus waspada.

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar bisa membedakan mobil bekas banjir atau tidak, yaitu:

  1. Periksa secara detil bagian tersembunyi

Pada saat banjir sangat mungkin ada kotoran yang terselip di bagian-bagian tersembunyi mobil. Misalnya pada bagian sudut atau di sela-sela beberapa komponen. Cobalah periksa bagian-bagian tersembunyi tersebut untuk mengecek apakah ada hal yang tidak normal.

  1. Periksa kebersihan mobil

Tidak ada yang akan tertarik untuk membeli mobil saat berada dalam kondisi sangat kotor. Namun jika mobil yang akan kamu beli “terlalu bersih” maka kamu patut waspada. Sebab bisa saja pemilik mobil sengaja mengganti beberapa bagian aksesoris mobil karena yang lama rusak akibat terendam banjir.

  1. Cium aroma mobil

Tidak mudah untuk menghilangkan bau yang muncul akibat air banjir masuk ke dalam kabin mobil. Banyak yang menggunakan cairan disinfektan atau parfum dalam jumlah banyak untuk menghilangkannya sehingga mobil akan memiliki aroma yang sangan kuat.

  1. Test drive

Jangan pernah membeli mobil jika tidak diizinkan untuk melakukan test drive, karena ada beberapa hal yang baru bisa kamu rasakan saat sedang mengendarainya. Tidak perlu melakukan test drive terlalu jauh, cukup satu putaran keliling saja. Namun jangan sembarangan juga ya saat melakukan test drive, ingatlah bahwa itu belum menjadi mobilmu jadi kamu harus berkendara dengan bertanggungjawab.

  1. Periksa history klaim asuransi

Jika mobil yang akan kamu beli memiliki asuransi mobil komprehensif yang dilengkapi dengan perlindungan banjir, mintalah catatan klaim asuransi pada pemilik mobil. Memang tidak semua pemilik mobil akan dengan senang hati memperlihatkannya, tetapi jika mobilnya memang tidak bermasalah, seharusnya mereka tidak perlu takut, kan?

Membeli mobil bekas banjir bisa sangat berisiko untukmu, apalagi jika kamu tidak mengetahuinya dan pemilik mobil sebelumnya hanya melakukan perbaikan yang bersifat sementara. Itulah sebabnya, memerhatikan beberapa hal di atas dan tetap waspada menjadi hal yang sangat penting jika kamu berencana membeli mobil di musim hujan. Semoga bermanfaat!