Beberapa Negara Ini Punya Tradisi Berbeda Saat Rayakan Idul Fitri

Indonesia bukan satu-satunya negara yang merayakan Hari Raya Idul Fitri. Jelas saja, karena hari raya ini merupakan sebuah hari kemenangan bagi semua umat Islam di seluruh dunia, setelah sebulan berpuasa. Di Indonesia sendiri, ada sebuah tradisi yang akan selalu ada setiap tahunnya menjelang Idul Fitri, yaitu tradisi mudik. Meskipun perjalanan mudik terasa melelahkan dan cukup berat, tetapi tetap saja tidak bisa ditinggalkan. Bahkan, sebagian orang melindungi perjalanan mudiknya dengan Asuransi Perjalanan Domestik agar merasa aman selama perjalanan.

Lalu, bagaimana dengan tradisi Hari Raya Idul Fitri yang ada di luar negeri ya?

Ternyata, beberapa negara juga punya tradisi yang berbeda saat merayakan Idul Fitri. Bahkan, tidak hanya negara dengan mayoritas muslim saja yang memiliki tradisi, tetapi juga negara dimana muslim menjadi minoritas. Nah, daripada penasaran, langsung saja kita bahas beberapa negara yang memiliki tradisi rayakan Idul Fitri berikut ini:

  • Turki

Di Turki, Idul Fitri disebut dengan “Bayram”. Untuk merayakan hari tersebut, mereka akan menggunakan pakaian khas yang dinamakan Bayramlik, dan kemudian saling mengucapkan salam satu sama lain. Salam tersebut bisa dikatakan sebagai ucapan lebaran dan berbunyi, “Bayraminiz Kutlu Olsun”, “Mutlu Bayramlar”, “atau “Bayraminiz Mubarek Olsun”. Inti dari arti ketiga salam itu sebenarnya serupa, yaitu selamat merayakan Hari Raya Bayram.

Tidak hanya itu saja, pada hari tersebut juga diadakan festival gula. Ini adalah tradisi dimana mereka saling mengantarkan manisan satu sama lain. Selain itu, mereka juga melakukan tradisi sungkem sama halnya dengan di Indonesia. Hanya saja, setelah sungkem pada orangtua, orangtua akan membalasnya dengan ciuman di kedua pipi sebagai simbol sayang, dan menyerahkan hadiah berupa koin uang, permen, atau manisan. Satu hal yang juga membedakan Idul Fitri di Turki yaitu, hanya pria yang pergi Shalat Ied di Masjid, sementara perempuan hanya akan berdiam di rumah.

  • Amerika serikat

Meskipun hanya sedikit jumlah muslim di negara ini, bukan berarti tidak ada perayaan apapun pada saat Idul Fitri. Memang, perayaannya tidak semeriah di negara lain dengan mayoritas muslim, tetapi justru itulah yang membuat hari Idul Fitri menjadi sangat berkesan. Umat muslim di Amerika Serikat akan mendapatkan berita datangnya Idul Fitri melalui telepon atau email. Kemudian mereka akan melaksanakan Shalat Ied berjamaah dan saling mengucapkan selamat serta saling mendoakan setelah shalat. Uniknya, karena muslim di negara ini biasanya adalah imigran, maka pakaian yang dikenakan akan beragam sesuai dengan tradisi negaranya.

  • China

Di negara ini, hari raya Idul Fitri dirayakan dengan mengunjungi makam leluhur dan berdoa. Tradisi doa ini dilakukan untuk mengenang dan menghormati ribuan muslim yang meninggal pada zaman Dinasti Qing dan selama revolusi kebudayaan. Untuk tradisi lainnya, tidak berbeda jauh dengan Indonesia, yaitu Shalat Ied dan bersilaturahmi.

  • Pakistan

Di negara ini, Idul Fitri dirayakan sejak malam sebelumnya, yaitu dengan pergi ke bazaar bersama keluarga. Bazaar ini, juga dijadikan tempat untuk memberikan zakat mal atau zakat harta kepada yang kurang mampu, agar dapat merayakan Idul Fitri. Selain itu, para wanita biasanya akan saling menghias tangan mereka dengan henna. Saat Idul Fitri, semua akan menggunakan pakaian bersih dan bagus untuk Shalat Ied. Setelah itu, anak-anak akan menyambut orangtuanya sambil memberi ucapan Selamat Idul Fitri.

Meskipun ada beberapa yang berbeda, ternyata perayaan setiap negara pasti memiliki satu kesamaan, yaitu silaturahmi setelah Shalat Ied. Bagaimana dengan daerahmu, apakah ada tradisi khusus yang dilakukan untuk merayakan hari kemenangan ini?