Ternyata Ini Penyebab Seseorang Sering Mabuk Perjalanan!

 

Ada banyak hal dalam perjalanan yang bisa ditanggung oleh asuransi perjalanan ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti biaya pengobatan karena kecelakaan atau sakit, biaya rawat dan sebagainya. Namun, ada satu hal yang tidak bisa diatasi oleh asuransi ini, yaitu masalah mabuk dalam perjalanan.

Yap, mabuk dalam perjalanan adalah sesuatu yang sangat mengganggu, apalagi jika perjalanan baru saja dimulai. Hal ini tentunya akan sangat membatasi aktivitas bepergianmu, khususnya untuk perjalanan jauh. Sayangnya, ini adalah masalah yang dihadapi oleh banyak orang dan bahkan, banyak dari mereka yang akhirnya menghindari bepergian dengan kendaraan tertentu.

Nah, untuk kamu yang mengalaminya, pernah tidak terpikir kenapa ya kita bisa mabuk dalam perjalanan? Dan bisakah masalah ini diatasi? Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah pembahasannya!

Mabuk perjalanan bisa terjadi akibat otak gagal menerima dengan baik campuran sinyal yang dikirimkan oleh tubuh. Sinyal ini berasal dari mata dan juga telinga bagian dalam. Pada saat perjalanan, mata akan melihat benda secara bergerak, begitupula dengan bagian dalam telinga yang berfungsi sebagai pengatur keseimbangan. Bagian telinga tersebut akan merasakan adanya goncangan dalam perjalanan, tetapi pada kenyataannya tubuh kita hanya diam saja.

Hal tersebutlah yang membuat otak mengalami kegagalan dalam menerima sinyal dan memberikan respon yang kurang tepat juga. Biasanya otak akan menyimpulkan tubuh mengalami keracunan sehingga racun dalam tubuh harus dikeluarkan. Akibatnya tubuh akan mulai mengalami beberapa gejala seperti pusing, pucat, mual hingga disertai dengan muntah.

Kondisi ini secara medis sebenarnya tidaklah berbahaya. Meskipun begitu, bukan berarti bisa dibiarkan karena tidak hanya akan mengganggumu saja, tetapi juga orang disekitarmu. Untuk mengatasinya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, yaitu:

  • Hindari membaca atau bermain gadget dalam perjalanan.
  • Pastikan kamu sudah cukup istirahat sebelum memulai perjalanan.
  • Hindari melakukan perjalanan dengan perut kosong karena akan semakin membuat perut terasa tidak nyaman.
  • Hindari mengonsumsi makanan berat dan sebaiknya hanya konsumsi makanan ringan atau menyegarkan seperti buah.
  • Sebisa mungkin hindari lokasi yang memiliki bau menyengat (misalnya kafetaria atau restoran pada kapal atau kereta api).
  • Konsumsi obat anti mabuk dan usahakan untuk tidur dalam posisi yang nyaman saat dalam perjalanan.

Namun, walaupun kamu sudah berusaha menghindarinya dengan beberapa cara di atas, ada baiknya jika kamu tetap berjaga-jaga jika mabuk menyerang, seperti menyediakan beberapa hal berikut:

  1. Minyak angin
  2. Kantong plastik hitam atau kantong muntah

Dengan menyediakannya lebih awal, kamu akan lebih bisa mempersiapkan diri ketika gejala mabuk perjalanan datang, tanpa perlu merepotkan orang di sekitarmu.

Selalu Hampir Ketinggalan Pesawat? Ini Trik Supaya Tak Terulang Lagi!

Pernah hampir ketinggalan pesawat karena satu dan lain hal? Memang ada banyak alasan yang dapat menyebabkan kamu ketinggalan pesawat. Mulai dari gara-gara berangkat kesiangan, salah ambil rute ke bandara, hingga macetnya jalanan. Bahkan bagi beberapa orang, mengejar pesawat sudah jadi tradisi. Meski akhirnya pesawat berhasil terkejar, tetapi tidak mungkin kan kalau setiap ingin naik pesawat kamu harus serba buru-buru dan was-was? Tenang saja, ada kok tips agar kamu bisa on time dan tak perlu buru-buru mengejar pesawat lagi. Let’s check it out!

  • Lakukan online check-in

Daripada ribet dan harus mengantri checkin di bandara, sebaiknya kamu lakukan online check-in terlebih dahulu. Kamu bisa melakukannya melalui website resmi maskapai penerbangan yang biasanya dibuka 24 jam sebelum waktu keberangkatan.

  • Menghitung estimasi waktu perjalanan ke bandara

Penting sekali untuk menghitung perkiraan waktu dari rumah atau lokasimu ke bandara. Kemudian, kamu perlu menyisakan waktu lebih dari waktu yang dibutuhkan. Misalnya perjalanan dari rumah ke bandara memakan waktu 2 jam, maka kamu bisa berangkat 3 jam sebelum keberangkatan pesawat. Lebih baik datang terlalu awal daripada harus terlambat.

  • Memilih transportasi yang paling efisien

Selain menggunakan taksi atau mobil, pertimbangkan juga alternatif transportasi lain. Misalnya untuk kamu yang tinggal di Jakarta, kamu bisa memilih transportasi umum seperti Railink atau kereta khusus bandara untuk menghindari kemacetan.

  • Pastikan lokasi terminal dan gate

Sebelum sampai di bandara, pastikan kamu sudah mengetahui di mana lokasi terminal dan gate pesawat. Jangan sampai kamu membuang-buang waktu karena salah terminal atau gate.

  • Lepas aksesoris berbahan metal

Untuk mempersingkat waktu pemeriksaan keamanan di bandara, sebaiknya kamu melepaskan akesoris berbahan metal seperti cincin, kalung, ikat pinggang, dan lain-lain. Pastikan juga kamu tidak membawa benda-benda tajam karena jika mengalami hambatan dalam pemeriksaan keamanan, waktumu akan banyak terbuang.

Setelah aman sampai ruang tunggu, kamu bisa tenang dan cukup dengarkan pengumuman yang diberikan. Supaya bertambah nyaman, jangan lupa asuransikan perjalananmu dengan Asuransi Perjalanan MSIG yang dapat dibeli secara online. Asuransi perjalanan online ini siap menanggung kerugian jika ada gangguan dan pembatalan penerbangan.

Nah, kurang lebih seperti itulah tips dan trik yang bisa kamu terapkan untuk menghindari mepetnya waktu tiba di bandara dengan jadwal keberangkatan pesawat. Semoga membantu!