Merasakan Serunya Berbelanja di Pasar Terapung Lok Baintan, Banjarmasin

Berbeda dengan berbelanja di pasar pada umumnya, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, masyarakatnya sudah terbiasa untuk berbelanja di pasar yang mengapung di atas sungai atau yang biasa disebut dengan pasar terapung. Pasar terapung yang paling terkenal di Banjarmasin adalah Lok Baintan. Pasar terapung ini bahkan merupakan salah satu ikon kota Banjarmasin. Jika pergi ke Banjarmasin, rasanya belum lengkap jika belum berbelanja di pasar terapung Lok Baintan. Ingin tahu bagaimana serunya berbelanja di pasar terapung ini? Simak selengkapnya di bawah ini!

Akses dan jam operasional

Ada dua cara untuk mencapai pasar terapung Lok Baitan. Bisa dengan menggunakan klotok di sekitar Sungai Martapura atau juga bisa menggunakan jalur darat dengan kendaraan umum atau pribadi. Jika berniat untuk berbelanja, sebaiknya datang dari pagi-pagi sekali. Pasar terapung ini mulai beroperasi sekitar pukul 06.00 WITA hingga pukul 09.00 WITA. Oh iya, jangan lupa untuk membawa uang tunai yang cukup karena akan ada banyak barang-barang dagangan yang akan membuatmu tergiur.

Keseruan berbelanja di pasar terapung

Bisa bayangkan seperti apa serunya berbelanja di atas perahu? Di pasar terapung Lok Baitan, para pembeli bisa berbelanja dari pinggir sungai atau juga dengan menaiki perahu klotok. Sambil menaiki perahu kayu atau jukung, para penjual pun dengan ramah menawarkan dagangannya. Kebanyakan pedagang adalah ibu-ibu atau yang biasa dipanggil acil-acil dalam bahasa Banjar. Sungguh pemandangan yang sulit ditemukan di perkotaan. Para pembeli atau wisatawan pun boleh meminta untuk foto bersama para pedagang dengan menggunakan topi capilnya.

Tersedia beragam dagangan

Terdapat berbagai jenis dagangan yang ditawarkan, mulai dari sayur, buah, ikan asin, hingga beragam kerajinan tangan. Belanjaan yang tidak boleh dilewatkan adalah buah-buahan khas Kalimantan seperti jeruk siam Banjar. Ada juga buah lain seperti buah mentega, mundar, serta kasturi yang memiliki rasa unik dan sulit ditemukan di tempat lain. Ada pula tradisi unik berbelanja di sini, yakni ketika para acil menjual dagangannya, mereka akan mengatakan “dijual ya”, sedangkan para pembeli juga harus menjawab “dibeli ya”.

Bagaimana, unik sekali bukan pengalaman berbelanja di pasar terapung? Ingin merasakannya secara langsung? Langsung saja pilih asuransi liburan terbaik dari MSIG, lalu rencanakan liburanmu ke Banjarmasin. Dijamin pengalaman berbelanja di pasar terapung di Lok Baintan tidak akan terlupakan.

Asyiknya Berenang Bersama Ubur-Ubur di Pulau Kakaban

Para pecinta wisata bahari, pernahkah kamu membayangkan bagaimana serunya berenang bersama ratusan ubur-ubur tanpa takut tersengat? Kalau begitu, kamu wajib datang ke Pulau Kakaban paling tidak sekali seumur hidup.

Pulau Kakaban merupakan salah satu dari 31 pulau di Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur. Di pulau ini terdapat danau air laut yang terbentuk karena naiknya atol atau pulau karang. Memiliki luas 774 hektare, Danau Kakaban merupakan danau air payau terbesar di dunia.

Danau Kakaban ini dipenuhi oleh ekosistem unik, termasuk beragam jenis ubur-ubur yang tidak menyengat. Bagaimana bisa? Menurut para ahli, sebenarnya ubur-ubur yang terdapat dalam Danau Kakaban tidak sepenuhnya kehilangan sengatan. Namun karena tidak adanya predator yang mengancam, ubur-ubur di danau ini telah berevolusi dan sengatannya pun melemah. Jadi, kamu tak perlu khawatir terkena sengatan saat menyelam di danau air asin ini.

Dari tepi danau saja, kamu sudah disambut beragam ubur-ubur cantik yang berenang mengelilingi tepian. Terdapat empat jenis ubur-ubur tanpa sengat yang bisa ditemukan. Beberapa di antaranya adalah ubur-ubur bulan (Aurelia aurita) yang nampak seperti piring kaca, ubur-ubur kotak (Tripedalia cystophora) yang lebih mungil, ubur-ubur totol (Mastigias papua) yang terlihat seperti lampu pijat warna biru kecoklatan, lalu ada  juga ubur-ubur terbalik (Cassiopea ornata) yang berenang secara terbalik. Unik ya? Ubur-ubur yang biasanya paling mudah ditemui di Danau Kakaban adalah ubur-ubur totol dan ubur-ubur terbalik.

Tentunya berenang bersama ubur-ubur terasa sangat mengasyikkan. Akan tetapi, jangan lupa untuk tetap mematuhi peraturan agar kamu tidak menyakiti hewan yang ada saat berenang. Beberapa peraturan yang perlu diingat yakni, gerakan berenang harus tenang dan tidak boleh terlalu heboh supaya tidak membahayakan ubur-ubur yang ada di sekeliling. Penggunaan fin atau kaki katak juga tidak diperbolehkan di danau ini karena khawatir akan mengganggu ubur-ubur dan melukainya. Kemudian, sebaiknya tidak menyentuh bahkan memegang ubur-ubur terlalu kuat, cukup nikmati sensasi ketika kamu berenang bersama ubur-ubur.

Selain ubur-ubur, di Danau Kakaban juga terdapat spesies ikan yang jarang ditemui seperti serinding, puntang, teri karang, dan ikan julung-julung. Keindahan alam di Danau Kakaban juga tidak perlu diragukan lagi. Danau air payau terbesar ini dikelilingi oleh pepohanan rindang dan di sisi luar Pulau Kakaban juga terdapat tebing tinggi yang semakin menambah keindahan.

Tertarik untuk menjelajahi Pulau Kakaban dan berenang bersama ubur-ubur? Segera miliki asuransi liburan terbaik dan rencanakan trip ke Kalimantan Timur, yakni Pulau Kakaban. Kapan lagi kamu bisa menikmati serunya berenang bersama ubur-ubur di alam bebas?

Pink Beach, Pantai Cantik untuk Para Pecinta Warna Pink

Pink atau merah muda adalah warna yang identik dengan perempuan. Warna ini dianggap sangat manis dan romantis. Itulah sebabnya, warna ini menjadi warna yang umum digunakan saat seseorang ingin memberikan suasana romantis pada pasangannya. Misalnya dengan menghiasi ruangan dengan berbagai aksesoris berwarna pink. Namun, jika kamu ingin memberikan suasana romantis dengan warna pink yang alami, kamu bisa mengajak pasanganmu ke pink beach yang ada di Indonesia.

Hmm, mungkin beberapa dari kamu sudah tahu keberadaan pink beach di berbagai negara. Namun ternyata, masih banyak yang belum tahu bahwa negara kita juga memiliki pantai ini. Jadi, kamu tidak perlu repot mengurus visa jika ingin menikmati keindahan pink beach. Cukup menyiapkan asuransi perjalanan yang bagus dan tiket pulang pergi, kamu sudah bisa datang ke lokasi pink beach.

Penasaran dengan lokasi pantai yang memiliki pasir pink ini? Berikut ini adalah 2 pantai yang dimaksud:

  1. Pantai Tangsi, Lombok

Lombok saat ini sudah menjadi tujuan wisatawan karena memiliki banyak sekali wisata alam yang sangat menarik untuk dikunjungi, salah satunya adalah Pantai Tangsi. Pantai ini berlokasi di Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur. Untuk sampai ke pantai ini, kamu harus menempuh perjalanan yang cukup sulit karena infrastruktur yang kurang memadai. Bahkan, kamu tidak akan bisa menemukan adanya warung yang menjual makanan di sana. Kamu harus membawa makanan dan minuman sendiri dari kota. Begitu pula dengan peralatan snorkeling. Kamu tidak akan menjumpai tempat penyewaan peralatan snorkeling. Tapi jangan khawatir, bagi kamu yang hobi snorkeling, tetap bisa melakukannya dengan membawa peralatan sendiri.

 

Sementara, untuk menyebrangi laut menuju pulau kecil di sekitarnya, kamu bisa menyewa perahu nelayan yang ada di pantai ini. Kurang memadainya infrastruktur menuju pantai serta minimnya fasilitas yang tersedia, membuat pantai ini cukup jarang dikunjungi wisatawan. Namun, hal ini jugalah yang membuat Pantai Tangsi masih terjaga kealamiannya.

 

  1. Pink Beach Pulau Komodo, Flores

Pantai ini berada di kawasan Taman Nasional Komodo, artinya kamu tidak bisa sebebasnya pergi ke lokasi ini. Sebab tempat ini menjadi rumah bagi banyak komodo yang tentunya akan berbahaya bagi kamu jika tidak didampingi oleh penjaganya. Untuk dapat berkunjung ke pantai ini, kamu harus menggunakan paket tur ke Pulau Komodo. Namun, sama halnya dengan Pantai Tangsi, di pulau ini juga tidak terdapat warung yang menjual makanan. Jadi, pastikan untuk membawa bekal sendiri agar kamu tidak kelaparan atau kehausan selama berwisata.

Selain membawa bekal sendiri, jangan lupa juga untuk menyiapkan kantung plastik saat berwisata ke pantai-pantai tersebut. Sebab, kamu tidak akan menemukan adanya tempat sampah di sana. Jadi, plastik tersebut bisa kamu gunakan untuk menyimpan sampah terlebih dahulu dan kemudian membuangnya setelah kamu sampai di kota.

Sifton Bog, Wisata Alam dengan Berbagai Spesies yang Jarang Ditemukan

Ingin berkunjung ke taman alami di tengah perkotaan seperti yang ada di latar tempat dalam drama? Jika ya, maka kamu bisa mengunjungi Sifton Bog. Kawasan ini merupakan rawa gambut yang dikelilingi oleh hutan kecil yang berada di sebelah barat Hyde Park Road, London, Ontario. Mengingat lokasinya yang terletak di tengah perkotaan, Sifton Bog adalah tempat yang sempurna untuk get away sejenak dari kehidupan perkotaan.

Sifton Bog menyediakan sekitar 370 meter jalan setapak atau track yang terbuat dari kayu yang membentang mulai dari tempat parkir Oxford Street hingga Redmond’s Pond yang berada di tengah rawa. Dengan track ini, wisatawan tidak perlu khawatir kesulitan untuk mengelilingi dan menikmati keindahan flora dan fauna di Sifton Bog. Baik untuk jogging di pagi hari atau jalan-jalan sore, bahkan untuk sekadar berfoto-foto pun, Sifton Bog merupakan tempat yang menarik. Dengan cahaya matahari yang menyelinap dari rimbunnya pepohonan, kamera apa pun yang kamu gunakan pasti akan menghasilkan foto yang indah. Tak perlu diragukan lagi, Sifton Bog merupakan salah satu kawasan konservasi yang bisa memperindah feed media sosialmu.

Uniknya, Sifton Bog menjadi perpaduan vegetasi tanaman dari utara dan selatan. Hanya dengan jalan selama 10 menit, wisatawan sudah bisa menyaksikan perubahan jenis vegetasi yang seharusnya ditempuh dalam ratusan kilometer perjalanan. Setelah menelusuri jalan setapak, para wisatawan pun dapat menikmati pemandangan indah dari viewing platform yang terletak di Redmond’s Pond.

Jenis tanaman yang paling menarik bisa ditemukan dekat Redmond’s Pond, di mana terdapat lumut spaghnum berwarna-warni. Ada pula berbagai jenis semak belukar, tanaman buah berry, bahkan tanaman karnivora. Saat musim panas, bunga-bunga cantik seperti anggrek dan mawar pun bermekaran.

Pada musim gugur, beragam spesies fauna seperti burung pipit dan burung pengicau singgah di Sifton Bog. Di sekitar kolam, biasanya sering terlihat kura-kura. Sedangkan suara katak hijau dan katak pohon akan sering terdengar di musim semi. Selain flora dan fauna yang umum ditemukan, Sifton Bog juga menyimpan berbagai jenis kupu-kupu langka yang berwarna-warni.

Tentunya pemandangan yang ada di Sifton Bog jarang ditemukan di tempat-tempat lain. Jadi saat berlibur ke Kanada, jangan lupa untuk berkunjung ke Ontario ya! Dengan asuransi perjalanan ke luar negeri, kamu tak perlu khawatir dan bisa merasa lebih bebas untuk menjelajahi tempat wisata yang menarik. Selamat berlibur!

Serunya Berpetualang dengan Wisata Krakatau

Krakatau, meskipun saat ini gunung tersebut sudah menghilang akibat letusannya sendiri pada bulan Agustus 1883, tetapi nama gunung ini sangat terkenal tidak hanya oleh masyarakat Indonesia saja, tetapi juga mancanegara. Sebab, letusan yang terjadi pada masa itu begitu dahsyat hingga berdampak pada berbagai negara, bahkan yang berjarak ribuan kilometer sekalipun. Tidak hanya itu saja, daya ledak dari letusan gunung tersebut diperkirakan 30.000 kali lebih dahsyat dari ledakan bom atom dan dunia sempat gelap selama beberapa hari karena sinar matahari tertutup oleh debu vulkanis. Dahsyatnya letusan gunung tersebutlah yang membuat namanya menjadi sangat terkenal.

Saat ini, Gunung Krakatau memang sudah tidak ada. Namun, di lokasi tersebut muncul sebuah gunung berapi baru yang semakin lama semakin membesar. Gunung ini dinamakan Anak Krakatau karena ukurannya yang terbilang masih kecil. Meskipun Anak Krakatau merupakan gunung merapi aktif, tetapi cukup banyak wisatawan yang tertarik mengikuti wisata Krakatau untuk melakukan pendakian di gunung ini. Apalagi, wisata Krakatau yang ditawarkan oleh tour travel tidak hanya berwisata di gunung ini saja, tetapi juga ke berbagai tempat lainnya.

Syarat utama untuk mengikuti wisata ini adalah kamu tidak boleh mabuk laut ataupun takut ketinggian. Sebab, kamu harus menyebrangi laut dengan transportasi yang telah disediakan oleh pihak panitia. Apalagi ketika menuju kawasan Anak Krakatau dari Pulau Sebesi yang menjadi tempat menginap, kamu harus menempuh perjalanan sejak dini hari saat ombak masih tergolong tinggi, sehingga kamu akan terombang-ambing di lautan. Selain itu, kamu juga harus mendaki gunung yang meskipun masih berukuran kecil sehingga disebut anak, tetap memiliki ketinggian mencapai ratusan meter dan tingginya akan semakin bertambah dari tahun ke tahun. Sayangnya, karena aktivitas Anak Krakatau yang terbilang cukup aktif, kamu tidak akan diizinkan mendaki sampai ke puncak demi keselamatan wisatawan.

Sebelum kamu bekerja keras melakukan pendakian ke Anak Krakatau ini, kamu akan diajak melakukan wisata air terlebih dahulu di beberapa pulau yang berada disekitarnya. Pemandangan pulau yang indah serta air yang jernih pasti akan membuat kamu merasa nyaman dan rileks. Kamu juga bisa melakukan snorkeling di pulau yang dikunjungi. Namun, demi keamanan selalu perhatikan petunjuk dari tour guide dan jangan lupa lindungi perjalananmu dengan jaminan asuransi perjalanan.

Wisata ini sangat cocok untuk kamu yang menyukai wisata air dan gunung, serta senang mempelajari berbagai hal terkait peristiwa vulkanik. Sebab, di sini kamu bisa mencari tahu lebih dalam lagi tentang kedahsyatan letusan Gunung Krakatau pada tahun 1883 silam.

Serunya Festival Musim Panas di Jepang

Bagi kamu pecinta film atau drama Jepang, pasti pernah mendengar tentang festival musim panas. Festival ini biasanya akan dilangsungkan sekitar bulan Juli hingga Agustus dan tidak hanya dilakukan di satu tempat saja. Ada beberapa jenis festival yang diadakan pada musim panas di Jepang, di antaranya yaitu:

  1. Tanabata

Festival ini diadakan sekitar bulan Juli hingga Agustus setiap tahunnya. Tanggal pelaksanaannya bervariasi tergantung prefektur yang mengadakannya. Pada festival ini, masyarakat akan menuliskan harapan mereka pada selembar kertas kecil dan kemudian menggantungkan kertas tersebut pada pohon bambu khusus yang telah disediakan sebelumnya. Pohon bambu yang digunakan untuk menggantungkan permohonan ini, kemudian akan diapungkan di sungai atau dibakar pada tengah malam atau hari selanjutnya.

  1. Hanabi

Ini merupakan salah satu festival yang paling sering disebutkan dalam drama atau film Jepang, yaitu Hanabi Festival atau Festival Kembang Api. Seperti layaknya festival lain, di sini juga akan ada banyak sekali jajanan pinggir jalan khas Jepang yang disajikan, termasuk juga beberapa games yang bisa dimainkan pengunjung. Acara puncak dari festival ini yaitu dinyalakannya kembang api pada jam 19.00 hingga 1,5 jam kedepan. Menurut kepercayaan masyarakat, ratusan kembang api yang dinyalakan ini dapat mengusir kekuatan gelap atau iblis.

  1. Awa Odori

Awa Odori atau tarian Awa adalah sebuah tarian yang berasal dari Prefektur Tokushima. Di prefektur tersebut, tarian ini akan ditarikan setiap tahun selama 4 hari. Tidak hanya di Prefektur Tokushima saja, tarian ini juga selalu ditarikan di prefektur lainnya. Tarian Awa akan dilakukan oleh grup penari yang disebut Ren dan terdiri dari ratusan ribu penari. Saat ini banyak juga penonton yang tertarik untuk ikut ambil bagian dalam keseruan tarian ini.

  1. Kanto Matsuri

Festival ini diadakan di Akita dan terkait dengan Festival Tanabata. Digelar selama 3 hari dari tanggal 3 hingga 6 Agustus setiap tahunnya. Hal yang menarik dari festival Kanto Matsuri yaitu atraksi yang dipertunjukkan oleh para peserta festival. Mereka akan menampilkan keahlian mereka dalam menyeimbangkan tiang bambu panjang yang disebut Kanto. Hebatnya yaitu, bambu ini bukan hanya bambu biasa, karena pada bambu ini tergantung puluhan lampion kertas yang disertai dengan lilin yang menyala. Itulah kenapa, kemampuan menyeimbangkan Kanto menjadi sesuatu yang spesial karena membutuhkan sebuah teknik.

Musim panas selama ini menjadi musim yang dihindari oleh banyak wisatawan karena suhu udaranya yang cukup tinggi. Namun, setelah membaca artikel ini, semoga kamu juga tertarik untuk berkunjung ke Jepang meskipun sedang musim panas. Sebab, ternyata ada banyak hal yang bisa dilakukan. Jangan lupa juga untuk membeli Asuransi Perjalanan Terbaik terlebih dahulu sebelum memulai perjalanan, sehingga perjalananmu akan aman dan bebas dari risiko.

Seperti Inilah Ramainya Erau Festival di Tenggarong

Keberagaman budaya di Indonesia adalah salah satu hal yang menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara untuk datang ke negara ini. Alasannya, karena setiap kebudayaan memiliki keunikan dan keistimewaan tersendiri sehingga menarik untuk disaksikan. Bahkan, banyak yang dengan sengaja datang ke suatu daerah tertentu hanya untuk menyaksikan sebuah acara adat yang terbuka untuk umum, seperti pada Festival Erau di Tenggarong.

Festival Erau, adalah sebuah acara adat yang menyerupai pesta rakyat di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Festival ini diadakan setiap tahun dengan tujuan melestarikan budaya dan tradisi masyarakat Kutai. Selain itu, ditujukan juga untuk menarik minat wisatawan asing maupun domestik agar berkunjung ke daerah ini. Bahkan, Festival Erau sudah terdaftar dalam kalender acara pariwisata nasional.

Erau sendiri berasal dari bahasa Kutai yaitu eroh yang berarti ramai, riuh, ribut, dan suasana penuh suka cita. Pada awalnya, Erau merupakan sebuah hajatan besar yang diselenggarakan oleh Kerajaan Kutai dengan mengundang seluruh tokoh masyarakat untuk menyaksikan pergantian atau pengangangkatan raja baru, dan juga pemberian gelar untuk rakyat yang berjasa pada kerajaan. Tidak hanya itu, Erau juga akan digelar oleh kerajaan dengan mengundang seluruh rakyat sebagai tanda terima kasih kerajaan pada rakyat yang telah mengabdi selama ini. Dalam acara yang berlangsung selama 40 hari tersebut, rakyat akan dijamu dengan berbagai macam sajian. Sementara rakyat, akan membawa dan memberikan hasil panennya kepada kerajaan sebagai rasa syukur karena mendapatkan hasil panen yang baik.

Saat ini, upacara adat tersebut sudah berubah fungsi dan tidak lagi terkait dengan seni budaya Keraton Kutai Kartanegara. Waktu penyelenggaraannya sendiri tidak berdasarkan suatu hal tertentu. Pada awal digelarnya Festival Erau sebagai pelestarian budaya, festival tersebut diadakan pada bulan September karena bertepatan dengan hari jadi Kota Tenggarong. Namun, kemudian diubah ke bulan Juli karena bertepatan dengan tanggal libur anak sekolah di Indonesia, sehingga diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan yang berpartisipasi dalam festival ini. Untuk kegiatannya sendiri, jauh lebih meriah dari kegiatan terdahulu. Dalam festival ini, pengunjung akan dapat melihat berbagai penampilan ragam seni dan budaya yang ada di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Nah, untuk kamu yang tertarik menyaksikan langsung kemeriahannya, bisa mulai mencari tahu tanggal diselenggarakannya festival ini. Jangan lupa, daftarkan perjalanan kamu di Asuransi Liburan dari MSIG agar kegiatan liburanmu bebas dari berbagai risiko.

Nikmati Keindahan Flora dan Fauna di Taman Nasional Lorentz, Papua

Bukan hanya Raja Ampat, Taman Nasional Lorentz juga merupakan salah satu kebanggaan bagi masyarakat Papua. Bagaimana tidak, taman nasional ini merupakan taman nasional terbesar di Asia Tenggara dengan luas 2,4 juta ha, mulai dari puncak Gunung Jayawijaya hingga perairan pesisir di Laut Arafuru. Tak hanya luas, Taman Nasional Lorentz juga memiliki ekosistem terlengkap dari keanekaragaman hayati di Asia Pasifik. Taman nasional ini mulai dikembangkan tahun 1997 dan ditetapkan sebagai situs alam warisan dunia sejak 12 Desember 1999 oleh PBB melalui UNESCO.

Taman Nasional Lorentz terletak di dua provinsi, yakni Provinsi Papua dan Papua Barat. Untuk menuju taman nasional ini bisa melalui kota Timika dengan menggunakan penerbangan perintis atau bisa juga menggunakan kapal laut melalui Pelabuhan Sawa Erma. Namun, fasilitas yang ada di Taman Nasional Lorentz belum begitu memadai. Beberapa obyek dan daya tarik di sana juga belum dikembangkan secara optimal. Karena itu, Taman Nasional Lorentz belum banyak dijelajahi oleh wisatawan. Akan tetapi, dibalik fasilitasnya yang terbatas, ekosistem di taman nasional ini justru masih terjaga keutuhan dan kealamiannya.

Keanekaragaman hayati yang unik dan langka bisa ditemukan di sini. Terdapat sekitar 630 jenis burung di Taman Nasional Lorentz, di antaranya yakni, kasuari, megapoda, kakatua, dan cenderawasih. Ada pula beberapa jenis hewan lainnya seperti walabi, kucing hutan, kuskus, dan babi moncong pendek. Taman Nasional Lorentz juga memiliki 34 tipe vegetasi, di antaranya adalah padang rumput, hutan rawa, hutan kerangas, dan hutan sagu.

Kawasan ini juga ditinggali oleh suku asli Papua, di antaranya suku Asmat, suku Nduga, suku Sempan, dan suku Dani Barat. Beragam suku asli Papua ini sudah tinggal di wilayah ini Taman Nasional Lorentz sejak 30 ribu tahun yang lalu. Jadi, selain keanekaragaman hayati, Taman Nasional Lorentz juga memiliki keanekaragaman budaya yang patut dibanggakan. Dan waktu berkunjung terbaik ke Taman Nasional Lorentz adalah bulan Agustus hingga Desember.

Jangan lupa untuk memiliki jaminan asuransi perjalanan sebelum memulai perjalanan ini, untuk meringankan risiko-risiko yang mungkin terjadi pada perjalanan. Nah, jika memang sudah penuh persiapan dan ada kesempatan, kamu bisa langsung mengeksplorasi Taman Nasional Lorentz, taman nasional dengan keanekaragaman flora, fauna dan budaya. Selamat berjelajah!

Kenali Adat Suku Dayak Lebih Dalam di Desa Pampang, Samarinda

Mau belajar budaya berbagai suku di Indonesia lebih dalam? Caranya tidak sulit kok, kamu bisa berkunjung ke desa adat sesuai dengan suku yang ingin dipelajari. Saat ini, cukup banyak suku di Indonesia yang sudah membuka kehidupannya untuk para wisatawan, salah satunya yaitu suku Dayak yang ada di Samarinda.

Untuk mempelajari kebudayaan serta cara hidup suku Dayak yang terkenal, kamu bisa datang ke Desa Pampang yang berlokasi di Jalan Poros Samarinda-Bontang KM 5. Memang sih, untuk menuju ke lokasi ini dibutuhkan perjuangan karena kamu harus menempuh perjalanan jauh dari pusat kota Samarinda yang berjarak sekitar 23 kilometer. Akan tetapi, bagi kamu yang menyukai wisata budaya, perjuangan ini tentu bukanlah masalah. Kalau kamu ingin merasa lebih tenang saat menempuh perjalanan panjang ini, ada baiknya jika kamu membeli asuransi liburan dalam negeri terlebih dahulu sebelum memulai perjalanan. Dengan begitu, kamu dapat terhindar dari berbagai kerugian finansial jika seandainya kamu mengalami risiko saat menempuh perjalanan panjang tersebut, atau selama liburan.

Nah, begitu sampai di desa adat ini, kamu dapat langsung melihat rumah khas suku Dayak, yaitu Rumah Lamin. Rumah Lamin sendiri adalah rumah khas tradisional masyarakat Dayak yang memiliki ukuran sangat besar, bisa mencapai panjang 300 meter dan lebar 15 meter. Untuk tinggi rumahnya, tidak lebih dari 3 meter. Bisa dikatakan, Rumah Lamin ini adalah rumah panggung yang saling menyambung jadi satu. Karena ukurannya yang sangat luas, Rumah Lamin ini ditinggali oleh beberapa keluarga. Bahkan, ada yang bisa dihuni hingga belasan keluarga.

Ada beberapa bagian yang pasti dimiliki oleh Rumah Lamin, yaitu:

  • Karena bentuknya adalah rumah panggung, jelas rumah ini memiliki tangga sebagai akses masuk ke dalamnya. Tangga yang ada di Rumah Lamin semua sama, tidak berbeda antara rakyat biasa maupun bangsawan.
  • Patung Blontang. Patung Blontang adalah patung yang menggambarkan dewa-dewa sebagai penjaga rumah ataupun kampung. Patung ini berada di sekeliling Rumah Lamin.
  • Kepala naga di atap rumah. Pada bagian ujung atap rumah, kamu akan melihat hiasan berupa kepala naga yang dianggap sebagai simbol keagungan, budi luhur, dan kepahlawanan.

Mengenai masyarakat yang berada di desa budaya ini, semuanya adalah suku Dayak asli. Laki-laki yang ada di desa ini memiliki tato dengan pola tanaman dan hewan. Tato ini menjadi tanda strata sosial seseorang. Sementara untuk para wanitanya, memiliki telinga yang panjang karena menggunakan pemberat logam. Proses memanjangkan telinga ini dilakukan sejak lahir.

Untuk kamu yang ingin puas merasakan semua kebudayaan suku Dayak, ada baiknya jika datang sebelum hari Minggu jam 14.00 – 15.00 WITA. Sebab, pada waktu tersebut akan digelar tarian adat khas suku Dayak. Jadi, pastikan untuk datang diwaktu yang tepat agar tidak menyesal, ya!